Minggu, 2 Oktober 22

Breaking News
  • No items

Penggeledahan Rumah Ferdy Sambo Jadi ‘Trending Topic’ di Google Trends

Penggeledahan Rumah Ferdy Sambo Jadi ‘Trending Topic’ di Google Trends
* Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo. (Foto: polri.go.id/Humas)

Obsessionnews.com – Pemberitaan tentang proses penggeledahan di rumah pribadi mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Rabu (10/8/2022) hingga pukul 09.00 WIB, dengan kata kunci Ferdy Sambo ditelusuri lebih dari 500 ribu.

Adapun penggeledahan dilakukan terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Ferdy Sambo diumumkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus ini oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Kapolri Umumkan Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Ini Alasannya

Kuasa hukum Irjen Ferdy Sambo, Arman Hanis, mengatakan, mengenai pemeriksaan tim penyidik melakukan proses penggeledahan di rumah pribadi Ferdy Sambo (FS), proses berjalan lancar dan aman.

“Kami tim kuasa hukum mendukung sepenuhnya agar penyidik dapat bekerja secara maksimal bekerja mendampingi anggota keluarga yang ada di dalam. Saya berterima kasih proses ini berjalan baik dan lancar,” ujar Arman.

Baca juga: Mengerikan, Ancaman Maksimal untuk Ferdy Sambo Hukuman Mati

Terlihat di lokasi penggeledahan, beberapa personel yang mengenakan seragam loreng Khas Brimob masih melakukan penjagaan di depan dan sekitar area rumah pribadi FS. Para personal juga tampak dilengkapi senjata laras panjang. Ada pula beberapa mobil taktis Brimob yang disiagakan di lokasi yang telah diberi garis polisi.

Diketahui, Brigadir J tewas akibat luka tembak di rumah Sambo kawasan Duren Tiga, Jakarta, pada 8 Juli 2022.

Sementara terkait peran Ferdy Sambo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengungkapkan, mantan Kadiv Propam Polri itu diduga memerintahkan Bharada Richard Eliezer (Bharada E) untuk membunuh Brigadir J.

Baca juga: Ini Kata Mahfud MD Soal Ferdy Sambo Dibawa ke Mako Brimob

Sambo juga diduga merancang skenario seolah-olah Brigadir J tewas dalam baku tembak. Terkait motif pembunuhan Brigadir J, Kapolri menyatakan hal itu masih didalami aparat kepolisian. Dengan demikian, total ada empat tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J yakni Bharada E, Bripka RR, Irjen Ferdy Sambo, dan seseorang berinisial KM.

Seluruh tersangka dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 jo Pasal 55 jo Pasal 56 KUHP. Para tersangka terancam hukuman maksimal hukuman mati. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.