Selasa, 9 Agustus 22

Fakultas Vokasi UKI Sediakan SDM Analisis Keuangan yang Kompeten Lewat Transformasi ke STr

Fakultas Vokasi UKI Sediakan SDM Analisis Keuangan yang Kompeten Lewat Transformasi ke STr
* Laboratorium Bank Mini Universitas Kristen Indonesia (UKI). (Foto: UKI)

Obsessionnews.com – Memasuki Era Industri 4.0, seluruh industri termasuk Industri Perbankan dituntut untuk menyesuaikan berbagai disrupsi yang dialami seperti munculnya Financial Technology. Hal ini menunjukkan bisnis di bidang jasa keuangan berbasis teknologi akan terus tumbuh di Indonesia.

Industri Perbankan sebagai salah satu industri jasa keuangan juga diharuskan dapat cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang ada. Maka dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan profesional di industri perbankan.

Baca juga: Fakultas Vokasi UKI Hadirkan Program Sarjana Terapan untuk Penuhi Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri

Prodi Analisis Keuangan Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia (UKI) tergerak untuk turut andil dalam menyediakan SDM Analisis Keuangan yang kompeten melalui transformasi ke Sarjana Terapan (STr).

Kaprodi Analisis Keuangan Program Sarjana Terapan, Fery Tobing mengatakan, pendirian Program Studi Sarjana Terapan Analisis Keuangan ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing lulusan yang kompeten dan handal di bidang perbankan dan keuangan sebagai Analisis Keuangan.

“Sumber Daya Manusia tidak hanya paham akan dasar-dasar perbankan dan keuangan di bidang analisis keuangan namun juga menguasai teknologi,” ujar Fery dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/4/2022).

Baca juga: Rektor UKI Dr. Dhaniswara K. Harjono: Fakultas Vokasi Hasilkan SDM Siap Tempur

Dia menjelaskan, kurikulum Prodi Sarjana Terapan Analisis Keuangan menganut asas dan sifat fleksibel dalam arti terbuka atas transfer kredit antar program studi baik antar program studi di lingkungan UKI maupun program studi sejenis dari luar UKI pada jenis program studi dan jenjang yang sama.

Sarjana Terapan Analisis Keuangan melakukan penyesuaian pada Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Karakteristik kurikulum Prodi Sarjana Terapan Analisis Keuangan berorientasi pada perkembangan Ipteks, profesi bankir, dan selalu adaptif terhadap kebutuhan pengguna lulusan, dan kebutuhan masyarakat.

“Kurikulum yang kami terapkan menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang Analisis Keuangan dengan keunggulan pada bidang perbankan dan keuangan digital sesuai perkembangan Ipteks dan kebutuhan industri, dunia usaha, dan dunia kerja,” tambah Fery. 

Kurikulum Prodi Sarjana Terapan Analisis Keuangan berfokus pada praktek, mahasiswa tidak hanya dibekali pendidikan secara formal dan teori. Di era Revolusi Industri 4.0, industri jasa keuangan dituntut untuk menghadapi perubahan yang terjadi. Untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, Prodi Sarjana Terapan Analisis Keuangan melibatkan para dosen dari praktisi, akademisi yang tersertifikasi dari sektor perbankan dan keuangan.

“Salah satu syarat dari Dirjen Vokasi untuk berdirinya prodi ini adalah adanya kerja sama dengan Dunia Usaha Dunia Industri. Kami terus bekerja sama dengan Bank milik Pemerintah maupun Bank Perkreditan Rakyat. Tujuan kerja sama memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat magang. Mahasiswa magang di Bank umum pemerintah dan Bank Perkreditan Rakyat dengan harapan setelah lulus, mereka akan bekerja di bank tersebut,” tutur Fery. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.