Senin, 18 Oktober 21

Fahira: Usut Tuntas Penyerangan terhadap Ustaz dan Pembakaran Mimbar Masjid

Fahira: Usut Tuntas Penyerangan terhadap Ustaz dan Pembakaran Mimbar Masjid
* Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, obsessionnews.com – Sepanjang September 2021 ini setidaknya terjadi tiga  aksi kekerasan, yaitu penyerangan terhadap ustaz di Batam, Kepulauan Riau, penembakan terhadap ustaz di Tangerang, Banten, dan pembakaran mimbar masjid di Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi kekerasan beruntun terhadap tokoh dan simbol agama ini tentunya menjadi perhatian besar umat sehingga harus segera diusut secara proporsional dan transparan untuk mengungkap pelaku dan motif di baliknya. Pengusutan tuntas atas aksi kekerasan ini juga bertujuan agar umat tidak resah dan tidak mudah terprovokasi.

 

Baca juga:

Kutuk Keras Penyerangan terhadap Ustaz, Bamsoet: Jangan Memancing Umat Beragama Merasa Diadu Domba

Menag Niai Ustaz Das’ad Cocok Dijadikan Ikon untuk Gaungkan Moderasi Beragama

 

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, aksi kekerasan terhadap tokoh dan simbol agama memiliki sensitivitas tinggi, sehingga harus mendapat perhatian khusus dari aparat penegak untuk segera dituntaskan. Terlebih kejadian seperti ini juga pernah terjadi sebelumnya. Pengungkapan pelaku dan motif di baliknya sangat penting agar kasus kekerasan ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana dan mengadu domba sesama anak bangsa.

 

“Aksi kekerasan beruntun terhadap tokoh dan simbol agama ini tentunya membuat umat resah dan bertanya-tanya. Namun, apa pun itu umat harus tetap sabar dan menjadikan koridor hukum sebagai satu-satunya jalan untuk mengungkap kasus ini. Di sisi lain, kita juga wajib terus kawal pengusutan kasus ini oleh aparat penegak hukum hingga tuntas dan jelas baik pelaku maupun motifnya. Penegakkan hukum yang proporsional dan transparan terhadap aksi kekerasan yang menyerang tokoh dan simbol agama ini akan menghilangkan segala syak wasangka sehingga umat bisa tenang dan tidak mudah diprovokasi. Jadi kasus ini sangat penting untuk segera dituntaskan lewat pengadilan,” ujar Fahira di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, melalui keterangan tertulis, Senin (27/9/2021).

 

Fahira Idris mengapresiasi respons cepat Pemerintah melalui Menko Polhukam yang mengutuk aksi kekerasan ini dan memerintahkan kepada aparat keamanan baik di pusat maupun daerah untuk meningkatkan pengawasan, kesiapsiagaan untuk menjaga keamanan dan membangun harmoni di tengah-tengah masyarakat serta memerintahkan aparat keamanan untuk senantiasa siap siaga menjaga rumah ibadah dan tokoh agama.

 

“Pemerintah memang harus memberikan perhatian khusus terhadap kasus kekerasan yang memiliki sensitivitas tinggi seperti ini agar masyarakat tidak mudah terprovokasi. Semoga atensi langsung dari Pemerintah khususnya terhadap tiga aksi kekerasan ini bisa segera mengungkap tuntas kejadian ini dan membuat umat lebih tenang. Tentunya semua masyarakat, tidak hanya umat muslim menunggu dan memantau tindak lanjut dari pihak berwenang dalam pengusutan kasus ini hingga nanti sampai di pengadilan,” tuturnya. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.