Sabtu, 8 Oktober 22

Fadli Rekomendasikan Presiden Copot Rini Soemarno

Fadli Rekomendasikan Presiden Copot Rini Soemarno

Jakarta, Obsessionnews – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon merasa geram dengan Menteri BUMN Rini Soemarno. Sebab, selama ini Rini dinilai tidak bisa menunjukkan kinerjanya dengan baik. BUMN kata dia, justru terlihat dijadikan sebagai ‘sapi perah’ untuk kepentingan pribadi dan sekelompok orang.

Buktinya Fadli menyebut, BUMN selalu mendapat suntikan dana dari APBN. Bahkan dalam Rancangan APBN 2016 ada Pernyataan Modal Negara (PMN) untuk BUMN yang jumlahnya mencapai Rp 40.4 triliun. Menurutnya, ini menunjukan Rini tidak mampu mengelola BUMN sehingga bisa menghasilkan nilai profit.

“Menurut saya harus di evaluasi menterinya, kalau perlu diganti lah. Karena ini tidak bisa melakukan manajemen terhadap aset negara. Saya khawatir ini hanya menggerogoti kepentingan negara,” ujar Fadli di DPR, Jumat (30/10/2015).

Politisi Partai Gerindra, merekomendasikan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mencopot Rini sebagai Menteri BUMN, dalam bursa reshuffel jilid II. ‎”Saya secara pribadi merekomendasikan Rini Soemarno diganti, Tapi itu kan hak prerogatif presiden,” tuturnya.

Fadli menyayangkan, keberadaan BUMN selama ini jauh dari harapan dari para pendiri bangsa. Dimana Bung Hatta menjadikan sistem ekonomi Indonesia tidak mutlak berorientasi kepada kapitalis. Namun, ada campur tangan pemerintah di dalam, untuk mengatur pasar.

“Jadi negara ikut campur bidang ekonomi,  jadi orang yang duduk di BUMN yang katanya mempunyai aset Rp 50 triliun. Lalu untuk apa, kok masih minta PMN? Menurut saya ini tidak fair terhadap rakyat,” jelasnya.

Terlebih Fadli mengungkapkan, kondisi BUMN saat ini berbeda dengan masa pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, di zaman SBY, BUMN tidak pernah mengunakan uang APBN untuk kepentingan bisnisnya.

“Pada zaman SBY saja BUMN tidak pernah mengambil dana di APBN tetapi harus berkontribusi terhadap APBN,” tandasnya.‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.