Minggu, 24 Maret 19

Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo Dua Digit

Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo Dua Digit
* Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa (kanan) saat jumpa pers di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (5/3/2019). (foto: dok. LSI)

Jakarta, Obsessionnews.com – Enam bulan sudah kampanye pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tengah berlangsung. Dalam kurun waktu tersebut elektabilitas pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin masih mengungguli pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno.

Dari temuan hasil survei terbaru LSI Denny JA yang dirilis, Selasa (5/3/2019) menyatakan, per hari survei ini dilakukan, pasangan Jokowi-Amin masih unggul dengan selisih dua digit. Bahkan keunggulannya meningkat.

 

Baca juga:

Obsesion Awards 2019 Rencananya Dihadiri Presiden Jokowi

Relawan dari 22 Negara di Eropa Deklarasi Dukung Jokowi

Mengejutkan! Ingin Makan Bakso di Bekasi, Jokowi Sengaja Tidak Sarapan

 

Jokowi-Amin unggul di pemilih Muslim. Bahkan unggul dengan selisih lebih mencolok lagi di pemilih minoritas.

“Baik di segmen pemilih minoritas yang puas dengan kondisi ekonomi ataupun tidak, Jokowi-Amin tetap unggul,” ujar peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa saat jumpa pers di kantornya.

Namun di segmen pemilih muslim, Jokowi-Amin hanya unggul di pemilih muslim yang puas terhadap kondisi ekonomi. Sedangkan di pemilih muslim yang tidak puas dengan kondisi ekonomi, Jokowi-Amin kalah.

Dia menjelaskan, Jokowi-Amin unggul di kalangan mayoritas pemilih muslim yang moderat atau yang memilih berorientasi Pancasila dibanding berorientasi negara Timur Tengah, yang umumnya berasal dari NU.

“Prabowo-Sandi unggul di pemilih muslim yang konservatif, yaitu yang berorientasi negara Timur Tengah, umumnya dari FPI,” bebernya.

Sedangkan, dukungan pemilih muslim kepada Prabowo-Sandi meningkat di aneka segmen, namun menurun drastis di pemilih minoritas.

“Dukungan pemilih muslim kepada Jokowi-Amin menurun di aneka segmen, namun melonjak drastis di pemilih minoritas,” pungkas Adrian.

Survei ini dilakukan pada 18-25 Februari 2019, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.9%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.