Rabu, 7 Desember 22

Dikritik Luhut, Menteri Susi: Selain Jokowi Tidak Saya Dengar

Dikritik Luhut, Menteri Susi: Selain Jokowi Tidak Saya Dengar
* Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto: Dokumentasi KKP)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan kembali mengkritik Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti terkait kebijakannya dalam penenggelaman kapal pencuri ikan. Luhut meminta kebijakan itu dibatasi.

“Ya memang apa yang dibuat ibu Susi itu bagus, kami tenggelamkan karena harus ada shock terapy itu, tapi jangan sepanjang masa shock therapy, capek juga orang nanti akhirnya bosan,” kata Luhut saat acara Musrenbang 2018 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Padahal belum lama ini, Susi telah menenggelamkan 13 kapal pencuri ikan di perairan Tanjung Datu, Kalimantan Barat, milik Vietnam. Dalam keterangannya, Susi mengatakan upaya pemerintah menenggelamkan kapal-kapal ilegal pencuri ikan akan memperkuat pertahanan bangsa dari sisi maritim.

Tapi Luhut berpandangan lain. Menurut dia, yang lebih penting adalah kebijakan ke depannya. Dalam Undang-Undang (UU) saat ini, kata dia, terdapat aturan mengenai pembuatan penangkaran ikan. Hal itu dianggap lebih penting. “Ya kita kembangkan juga itu, satu,” ujar dia.

Luhut hanya menyesali jika Indonesia sibuk menenggelamkan kapal asing, tapi tidak mendorong nelayan dalam negeri untuk lebih banyak menangkap ikan. Ia mencontohkan daerah perairan seperti Natuna, Kepulauan Riau.

“Kita marah-marah orang kapal asing datang ke kita, loh kapal kita juga enggak ada di sana,” ujarnya.

Namun sebelumnya Susi mengatakan sampai sejauh ini belum ada sedikitpun perintah dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang meminta penenggelaman kapal dihentikan. Karena itu, Menteri Susi tidak akan mendengar siapapun yang memintanya menghentikan penenggelaman kapal.

“Karena dari Pak Jokowi masih firm, deterrence effect. Pak Presiden belum perintahkan, Bu Susi penenggalaman kapal dihentikan, belum ada perintah ke saya. Jadi selain Pak Presiden, ya tidak akan saya dengar,” kata Susi dalam pidato sambutannya saat menenggelamkan kapal di Pontianak, yang diunggah oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui akun twitter @KKPgoid, Sabtu (4/5/).

Susi menjelaskan, penenggelaman kapal adalah cara yang lebih baik supaya Indonsia bisa keluar dari persoalan lama. Sebab, selain bisa menimbulkan efek jera yang tinggi, penenggelaman kapal juga dianggap cara yang lebih baik dibandingkan harus mengurusi oknum-oknum yang membantu kegiatan illegal fishing.

“Kalau kita mau kulitin satu-satu, menangkap aparat atau oknum-oknum yang membantu dalam kegiatan ilegal ini tentu tidak akan selesai, dan tidak mudah untuk selesai. Sebetulnya ini adalah way out yang sangat cantik,” kata Susi.

Dalam pidatonya, Susi juga menyinggung orang-orang yang tidak sepakat mengenai kebijakan penenggelaman kapal dan justru meminta untuk melelang kapal yang tertangkap. Menurut dia, seperti itu adalah orang yang ragu atau tidak percaya diri.

Menurut Susi, jika kapal dilelang justru membuat mereka semakin berani. Belum lagi, dengan dilelangnya kapal juga memiliki potensi bahwa kapal tersebut bisa kembali lagi melakukan aktivitas illegal fishsing dengan kapal yang sama.

“Itu sudah out of mind untuk kami tolerir lagi kejahatan terhadap negara. Jadi kalau toleran dan solider itu baik, okelah, tapi kejahatan terhadap negara berkali-kali masa ya kita mau toleran?,” kata Susi.

Silang pendapat antara kedua menteri ini bukan kali ini saja terjadi. Akhir tahun lalu, Luhut menentang rencana Susi melarang penggunaan plastik lantaran mencemari lingkungan.

Luhut berpendapat, kebijakan pemerintah nantinya tidak boleh sampai mematikan geliat industri plastik. “Saya pikir kita tidak boleh membunuh industri plastik juga, karena kita butuh,” ujarnya di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.