Kamis, 24 September 20

Diduga Langgar Prinsip Pemantauan, Bawaslu Cabut Izin Situs Jurdil2019.org

Diduga Langgar Prinsip Pemantauan, Bawaslu Cabut Izin Situs Jurdil2019.org
* Ilustrasi Bawaslu RI. (Foto: Bisnis.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencabut izin atau akreditasi situs salah satu lembaga pemantau Pemilu 2019 bernama jurdil2019.org. Lembaga tersebut dinilai melanggar prinsip-prinsip pemantauan.

“Akhirnya kita cabut akreditasinya hari ini sebagai pemantau, karena tidak sesuai dengan prinsip pemantauan,” ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, Minggu (21/4/2019).

Situs jurdil2019.org tidak menjalankan tugas sesuai dengan prinsip pemantauan. Afif menyebut lembaga tersebut melanggar aturan dengan membuat dan mempublikasikan quick count, yang berdasarkan aturan harusnya terdaftar di KPU.

Selain pencabutan akreditasi, lembaga yang merupakan pengembangan dari pemantau PT Prawedanet Aliansi Teknologi itu juga dilarang menggunakan logo Bawaslu dalam semua aktivitasnya.

Atas perbuatannya, PT Prawedanet Aliansi Teknologi disebut melanggar Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 442 huruf j juncto Peraturan Bawaslu nomor 4 tahun 2018 pasal 21 huruf i tentang Pemantauan Pemilu.

Afif mengatakan semula lembaga survei tersebut mengajukan izin sebagai pemantau yang akan membuat aplikasi untuk pelaporan pelanggaran Pemilu.

Namun, dalam kenyataanya PT Prawedanet Aliansi Teknologi melakukan quick count, dan mempublikasikan hasil quick count tersebut melalui Bravos Radio dan situs www.jurdil2019.org.

“Bawaslu menilai PT. Prawedanet Aliansi Teknologi telah menyalah gunakan sertifikat akreditasi, kalau survei urusan izin di KPU,” tegasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.