Minggu, 24 Oktober 21

Dianggap ‘Hebat’ Irwan Prayitno Diberi Gelar Adat

Dianggap ‘Hebat’ Irwan Prayitno Diberi Gelar Adat

Batusangkar, Obsessionnews – Gelar Tuanku Paduko Marajo Basa dianugerahkan kepada Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno, bukan tanpa alasan. Irwan Prayitno dinilai sukses selama berkarir, baik di lembaga legislatif maupun semasa menjabat Gubernur Sumbar.

Yang Dipertuan Rajo Alam Minangkabau Pagaruyuang Sultan Muhammad Taufiq Thaib Tuanku Marajo Basa mengatakan, pemberian gelar Sangsako Adat/Derjah Kebesaran Kerabat kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, karena beliau sukses selama menjadi anggota DPR RI maupun selama menjadi Gubernur. Bahkan Irwan Prayitno berhasil mendirikan pendidikan.

“Jasa dan pengabdiannya terhadap bangsa dan negara ini sudah banyak,” kata Muhammad Taufiq Thaib Tuanku Marajo Basa usai upacara penganugerahan Sangsako Adat/Derjah Kebesaran, Munggu (20/3).

Pengabdian Irwan Prayitno selama menjadi anggota DPR RI, dipercaya sebagai Ketua Komisi VIII. Ketua Komisi yang membidangi masalah energi dan sumber daya mineral DPR RI, sesuatu yang tidak mudah, dan Irwan Prayitno dipercaya memimpin komisi itu.

Irwan dpt gelar adat

Selama menjabat Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dinilai berhasil. Keberhasilan itu dilihat dari kondusifitas daerah.

“Lima tahun jabatan itu, kondisi Sumbar berjalan aman, tertib dan tentram,” katanya.

Selain di pemerintahan, Irwan Prayitno juga sukses membangun pendidikan. Dibawah ‘bendera’ Yayasan Pendidikan Islam Cendikia (YPIC) Adzkia, sekolah yang didirikan Irwan Prayitno berkembang mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga perguruan tinggi yaitu Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Adzkia.

“Jarang juga orang yang melakukan itu setelah tamat perguruan tinggi langsung mendirikan pendidikan,” paparnya.

Tahun 1988, Irwan Prayitno mendirikan bimbingan belajar. Sekolah dibawah lembaga YPIC Adzkia itu didirikan begitu lulus dari jurusan Psikologi Universitas Indonesia. Bimbingan belajar terus berkembang dan tahun 1990 Adzkia membuka Taman Kanak-Kanak Adzkia. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.