Senin, 18 Januari 21

Biaya Operasional Anies-Sandi Perbulan Rp3,8 Miliar

Biaya Operasional Anies-Sandi Perbulan Rp3,8 Miliar
* Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno.

Jakarta, Obsessionnews.com – Uang operasional yang diterima oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) termasuk paling besar dari pada daerah lain. Pemimpin baru Jakarta ini akan mendapat uang operasional sebesar Rp3,8 miliar.

Uang operasional ini diambil dari dari total pendapatan asli daerah (PAD) DKI Jakarta 2017 sebesar Rp35,23 triliun sebesar 0,13%. Jumlah tersebut setara dengan besaran yang diterima gubernur dan wakil gubernur di era kepemimpinan sebelumnya.

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri DKI Muhammad Mawardi mengatakan, bila dikalkulasikan selama satu tahun atau 12 bulan maka, pemerintah DKI harus menyiapkan anggaran sebesar Rp45,7 miliar. “Pembagiannya ditentukan gubernur dan wakil gubernur sendiri,” ujarnya, Selasa (17/10/2017).

Aturan mengenai biaya penunjang operasional itu tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dalam aturan itu dijelaskan bahwa kepala daerah dan wakilnya berhak menerima uang operasional maksimal 0,15% dari pendapatan asli daerah.

Biaya operasional tersebut, sambungnya, bisa digunakan untuk biaya koordinasi, penanggulangan kerawanan sosial masyarakat, pengamanan, dan kegiatan khusus lainnya guna mendukung pelaksanaan tugas kepala daerah dan wakil kepala daerah. (Albar)

Post source : Serah terima jabatan Anies-Sandi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.