Senin, 28 September 20

Arifin Tasrif Perintahkan Jajarannya Fokus kepada Amanah Jokowi

Arifin Tasrif Perintahkan Jajarannya Fokus kepada Amanah Jokowi
* Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.comMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengingatkan kepada semua jajarannya untuk tetap fokus kepada amanah yang dipercayakan Presiden Joko Widodo (Jokowi), salah satunya untuk mengatasi deficit neraca perdagangan yang ada.

“Kita saat ini mengalami current account deficit (CAD) perdagangan yang harus menjadi  perhatian kita semua,” ungkap Arifin seperti dikutip dalam majalah Men’s Obsession edisi Maret 2020.

Arifin pun bergerak cepat. Langkah menata sektor ESDM selama lima tahun ke depan dengan mengusung prinsip kerja Cepat, Cermat dan Produktif atau yang ia sebut Si ‘Cecep’. Alasannya sederhana, “Karena saya sekolah di Bandung saya beri nama ‘Cecep’,” ungkap Arifin di hadapan jajarannya awal tahun 2020 lalu.

Sebagai ujung tombak pelaksana pelayanan publik, sistem birokrasi yang panjang di institusi Pemerintahan memang kerap menghambat pekerjaan. Untuk itu, ia mengintruksikan agar semua pekerjaan dijalankan secara cepat. Ketegasan ini mengimbang kesahajaan yang dimilikinya.

“Saya tidak peduli birokrasi, yang penting cepat. Boleh lewat jalur-jalur birokrasi, yang penting cepat. Kita harus punya target waktu menyelesaikantugas-tugas kita,” tegas Arifin.

Kecepatan ini menurut Arifin harus diimbangi dengan kecermatan yang tinggi, agar setiap pekerjaan sesuai dengan acuan dan terkontrol dengan baik. Sementara itu, Prinsip kerja yang terakhir adalah produktif. Arifin mendorong setiap aturan pekerjaan sudah seharusnya dilakukan secara fleksibel sehingga tidak memberatkan para pelaksana tugas.

“Kalau aturan-aturan itu membelenggu kita sendiri, tidak membuat kita kreatif dan inovatif segera kita ubah,” terang Arifin.

Secara latar belakang, Arifin tidak asing dengan sektor ESDM. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Indonesia tahun 2010 – 2015. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang ini mengaku akan bekerja semaksimal mungkin untuk membangun sektor ESDM.

“Kalau ada hal-hal yang bisa dibahas bersama, kita bisa lakukan. Kita perlu kerja sama dengan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan negara ini,” ujarnya.

Tak hanya mengatasi defisit neraca perdagangan minyak dan gas bumi (migas), arifin mengungkapkan bahwa Presiden juga mengamanahkan kepada dirinya dan jajarannya untuk mengatasi defisit neraca perdagangan migas termasuk pembangunan kilang dan peningkatan produksi migas, percepatan energi terbarukan, hilirisasi minerba, dan percepatan investasi lainnya.

Di samping itu, berbagai target yang menjadi Quickwins sektor ESDM juga ditetapkan, antara lain penurunan harga gas untuk industri, konversi pembangkit listrik Diesel ke gas dan EBT, regulasi kendaraan listrik, melanjutkan program B30, regulasi eksplorasi panas bumi oleh Pemerintah, pemanfaatan lahan bekas tambang untuk EBT, serta program Dymetil Ether (DME) pengganti LPG.

Belum genap sebulan dilantik, Arifin langsung meninjau lokasi pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP), RU V Balikpapan milik PT Pertamina (Persero) di Kalimantan Timur. Proyek RDMP Kilang RU V Balikpapan merupakan salah satu dari empat kilang yang akan ditingkatkan kapasitasnya.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.