Rabu, 16 Oktober 19

Apkasi Gelar Himpun Dana Korban Gempa

Apkasi Gelar Himpun Dana Korban Gempa
* Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Najmul Akhyar, Prof Ryaas Rasyid (Penasehat Khusus Apkasi) dan Mardani H. Maming (Ketua Umum Apkasi) berjabat erat membulatkan tekad agar roda organisasi tetap berjalan dengan baik usai pengukuhan Sekjen Apkasi yang baru di Jakarta, Kamis (29/11/2018). (foto: Apkasi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar penghimpunan dana untuk membantu saudaranya yang tertimpa musibah gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang melanda Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di kantor sekretariat Apkasi, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Bantuan pertama kepada Pemerintah Kabupaten Donggala diserahkan oleh Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo sebesar Rp146.619.900, dan kedua dari Pemerintah Kabupaten Bogor diserahkan oleh Bupati Bogor Nurhayanti sebesar Rp500.000.000. Serta bantuan Rp2,5 M untuk renovasi masjid di Kabupaten Lombok Utara diserahkan Ketua Umum Apkasi Mardani H Maming atas nama PT Batulicin 69. Sebelumnya, hampir selama dua bulan Apkasi bekerjasama dengan Pemkab Tanah Bumbu mendirikan Posko dan Dapur Umum di Kabupaten Sigi yang melayani 6.000 hingga 7.000-an paket makanan setiap harinya.

Selain agenda penyerahan bantuan sosial, Apkasi juga memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan pergantian pengurus antar waku, yakni menunjuk Najmul Akhyar, Bupati Lombok Utara selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) menggantikan pejabat lama yang tersandung masalah hukum. Penyerahan ini disaksikan oleh Penasehat Khusus Apkasi Prof Ryaas Rasyid.

“Pergantian ini sangat penting bagi roda organisasi, agar Apkasi bisa segera berjalan kembali dan diperlukan pejabat yang bisa bergerak cepat mengingat saya sendiri sebenarnya sudah harus pensiun karena sudah mundur dari jabatan bupati sejak bulan Juli lalu,” ujar Mardani dari keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Jumat (30/11).

Mardani meminta kepada Sekjen yang baru ini nanti lebih aktif memperjuangkan kepentingan anggota terutama di dalam memperoleh kepastian hukum dalam menjalankan tugas dan perannya sebagai kepala daerah. “Dulu kita ini menjabat bupati ada rasa kebanggaan tersendiri, sekarang kondisinya berubah menjadi tidak nyaman. Tidak ada lagi rasa saling mengayomi di antara komponen bangsa ini, malah saling mencurigai dan hidup ini rasanya penuh was-was tiap harinya,” katanya.

Sementara itu, Najmul sendiri mengaku telah menyiapkan diri untuk mengemban amanah menjadi Sekjen Apkasi. “Awalnya memang saya terkejut mendapat kepercayaan ini, karena ini memang cukup berat bagi saya, namun setelah saya diskusi dan mempertimbangkan dengan seksama, mungkin ini nanti akan ada hikmahnya,” ujar Najmul.

Dia menerima jabatan ini karena dirinya percaya Apkasi ini besar bukan karena Superman. Tapi karena Super Team sehingga tugas seberat apapun akan terasa ringan dengan kebersamaan para pengurus dan bupati yang terus memberi saran dan masukan di samping semangat dan dedikasi dari segenap tim Sekretariat Apkasi.

“Kita hajatkan bersama-sama, agar amanah ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan bangsa Indonesia yang kita cintai ini,” tegasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.