Sabtu, 4 Juli 20

Ada Bukti Baru: Ternyata, Covid-19 Buatan Manusia!

Ada Bukti Baru: Ternyata, Covid-19 Buatan Manusia!
* ilustrasi - virus Corona (Covid-19)

Mantan Kepala Intelijen Inggris MI6, Sir Richard Dearlove, mengatakan hasil laporan ilmuwan terbaru menunjukkan bahwa virus Corona (Covid-19) ternyata hasil buatan manusia yang dilepas secara sengaja dari laboratorium di China.

Ia mengungkapkan, Covid-19 dimulai ‘sebagai kecelakaan’ di laboratorium Tiongkok. Pada podcast Planet Normal Telegraph bahwa laporan ilmiah baru menunjukkan bahwa unsur-unsur utama virus telah ‘dimasukkan’.

Ditegaskan, pandemi Covid-19 “dimulai sebagai kecelakaan” ketika virus melarikan diri dari laboratorium di Cina.

Dearlove dengan nama panggilan ‘C’ kemudian mengutip laporan Profesor Angus Dalgleish dari Rumah Sakit St George di Universitas London dan ahli virus Norwegia Birger Sorensen yang mengklaim virus corona merupakan buatan laboratorium.

Para ilmuwan ini, dalam laporan itu, telah mengidentifikasi bagian yang dimasukkan di permukaan Sars-CoV-2 yang digunakan virus itu untuk menempel di sel.

Para ilmuwan tersebut mengamati bahwa virus itu sangat berbeda dari virus Sars yang telah mereka pelajari selama ini.

Laporan itu awalnya dipublikasikan The Telegraph dan kemudian dikutip media lain termasuk Sputnik News.

“Saya pikir ini bukan dimulai sebagai insiden,” kata Sir Richard kepada Planet Normal podcast The Telegraph.

Sehingga penuh keraguan jika upaya membuat vaksin akan membuahkan hasil. Penelitian ini mengklaim bahwa upaya menemukan vaksin akan membuahkan kegagalan karena para ilmuwan sejauh ini salah paham mengenai kebenaran dari Covid-19.

Dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph, Sir Richard Dearlove mengatakan dia telah melihat laporan ilmiah baru yang “penting” yang menunjukkan bahwa virus itu tidak muncul secara alami tetapi dibuat oleh para ilmuwan Cina.

Penemuan yang tampaknya akan meningkatkan prospek China membayar “reparasi” atas kematian dan bencana ekonomi yang menimpa dunia, kata mantan kepala intelijen itu. Itu terjadi ketika Beijing menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menjelaskan dengan tepat bagaimana coronavirus pertama kali mulai menyebar akhir tahun lalu.

Mengutip laporan Sputnik News, analisa Dalgleish dan rekan sejawatnya yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan mengatakan virus ini memiliki “sidikjari yang unik”, mengindikasikan untuk manipulasi sehingga mempertanyakan teori yang menyatakan virus corona berevolusi secara alami.

Menurut Sir Richard, para ahli di Laboratorium Virologi di Wuhan secara rahasia telah melakukan sejumlah eksperimen virus corona pada kelelawar. Dan secara tak sengaja terlepas.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO melaporkan virus corona itu meloncat ke tubuh kelelawar untuk kemudian ke tubuh manusia di pasar penjualan makanan laut dan hewan liar di kota Wuhan di provinsi Hubei, China.

“Pada awalnya, kita mengira virus berasal dari pasar makanan laut itu, namun saat ini virus itu lebih sebagai korban,” kata Gao Fu, direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, CDC.

Atas keyakinan bahwa virus Corona (Covid-19) buatan tangan manusia, mantan bos MI6 ini mengatakan China bertanggung jawab dengan membayar semua kehancuran di seluruh dunia akibat virus tersebut. (*/Temp)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.