Kamis, 16 Juli 20

Arif Sugiyanto: New Normal Bukan Hal Baru di Indonesia

Arif Sugiyanto: New Normal Bukan Hal Baru di Indonesia
* Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyerahkan bantuan APD kepada kepala desa di Kacamatan Sadang. (Foto: Albar / OMG)

Kebumen, Obsessionnews.com – Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengimbau kepada masyarakat Kebumen agar tidak kaget atau panik dengan new normal dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi corona ini. Sebab new normal bukanlah hal baru yang harus ditakuti.

Sejatinya, kata Arif, new normal sudah pernah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia jauh sebelum ada corona. Nenek moyang orang Indonesia adalah masyarakat yang punya prilaku hidup bersih. Bahkan sejak kecil semua sudah diajari bagaimana mencuci tangan dengan baik.

“Jadi new normal itu sebenarnya bukan hal baru dalam masyarakat Indonesia. Kita dari kecil sudah diajarkan untuk selalu PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Baik sehat secara lahir mau pun secara batin,” kata Arif saat memberikan pengarahan kepada Kepala Desa yang ada di Kecamatan Sadang, Kebumen terkait penanganan corona, Kamis (4/6).

“Coba perhatikan kalau orang Jawa dulu di setiap depan rumah itu selalu disediakan padasan (kendil) untuk bersih-bersih cuci tangan dan cuci kaki. Ini artinya kebiasaan ini sebenarnya sudah kita lakukan sejak dulu,” tambahnya.

Arif Sugiyanto meninjau para pedagang di Pasar Pucangan, Sadang, Kebumen.

Tidak hanya itu kebiasaan-kebiasaan baru juga sudah sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Misalnya soal kebiasaan berkendara motor. Orang dulu kata Arif, mungkin belum terbiasa pakai helm, atau pakai helm tapi belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNi). Helmnya masih pakai batok.

“Kaya kita pakai motor dulu kita terbiasa nggak pakai helm, atau helm yang kita pakai itu helm proyek atau helm batok. Dulu kita anggap itu biasa, tapi seiring perkembangan waktu masyarakat sudah mulai meninggalkan, dan sekarang semua sudah memakai helm yang sudah memenuhi standar SNI,” tandasnya.

Menurutnya, setiap zaman memang menghendaki adanya perubahan. Namun jika perubahan itu selalu mengarah kepada hal yang baik, maka bagi pria kelahiran 10 Juni 1977 ini tidak akan menjadi masalah. Malah bisa jadi akan semakin baik dan mendapat dukungan dari masyarakat.



“Memakai masker untuk selalu jaga kesehatan adalah sesuatu yang baik. Dan hidup itu memang selalu mengalami perubahan, bergerak secara dinamis. Saya yakin nantinya masyarakat akan terbiasa dengan pola hidup baru itu,” jelas Arif meyakinkan kepada para Kepala Desa agar bisa disampaikan lagi kepada masyarakat.

Pemkab Kebumen sendiri kata dia, sudah bersiap untuk menyambut new normal dengan kebiasan baru. Dengan tetap memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Diharapkan kehidupan ekonomi masyarakat di Kebumen akan berlangsung normal kembali, dan masyarakat bisa hidup sehat. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.