Rabu, 12 Agustus 20

600 Atlet Indonesia Hadiri Workshop SATRIA di 3 Kota

600 Atlet Indonesia Hadiri Workshop SATRIA di 3 Kota
* Acara workshop program Satukan Bakat Negeri Kita (SATRIA). (Foto: Dok TAM)

Jakarta, Obsessionnews.comSebanyak 600 atlet muda Indonesia ikut berpartisipasi dalam workshop program Satukan Bakat Negeri Kita (SATRIA) yang digelar di tiga kota, yakni Jakarta, Solo, dan Makassar.

Workshop terakhir digelar di Four Points by Sheraton Makassar pada 29 Februari 2020. Di workshop terakhir ini dihadiri sekitar 200 orang atlet muda dari SMP dan SMA Negeri Keberbakatan Olahraga Sulawesi Selatan (Sulsel) dan dari beberapa Sekolah Luar Biasa binaan dari NPC (National Paralympic Committee) Sulsel.

Sama halnya dengan workshop di Jakarta dan Solo, materi workshop kali ini disampaikan oleh beberapa narasumber yaitu mantan perenang nasional yang sekaligus berperan sebagai pembina program SATRIA, Richard Sam Bera.

Baca juga: 200 Atlet Muda Indonesia Hadiri Workshop SATRIA

Di acara tersebut, Richard akan berbagi pengalaman tentang perjalanan karirnya sebagai atlet yang telah berhasil meraih medali dalam kompetisi olahraga internasional, serta tips untuk melatih atlet menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan mental bertanding.

Selain Richard, hadir pula dua orang pembina SATRIA lainnya yaitu Nino Susanto yang merupakan tokoh penting dalam olahraga disabilitas di Indonesia, serta Eko Widodo yang merupakan wartawan senior olahraga.

Selain itu, turut hadir pula trainer yang merupakan seorang psikolog  Intan Erlita, yang memberikan pelatihan public speaking dan berbagi tips untuk meningkatkan kepercayaan diri berbicara di depan umum dan kamera, serta bagaimana mengelola social media sebagai social branding bagi atlet-atlet muda tersebut.

Yang membedakan dari penyelenggaraan workshop di kota lainnya, enam orang dari top 20 atlet SATRIA turut hadir untuk berbagi pengalamannya kepada para peserta workshop. Para atlet muda berbakat Indonesia ini akan mengungkapkan pengalamannya dalam mengikuti program SATRIA dan berbagi cerita mengenai impian mereka di masa depan.

Keenam atlet tersebut adalah Firza Faturahman atlet asal Jawa Timur dari cabang olahraga para atletik, I Made Pajar Ariayana atlet asal Bali dari cabang olahraga surfing, Mutiara Oktarani Nurul Al Pasha asal Yogyakarta dari cabang olahraga atletik, Aditya Fajar Putu Soekarno asal Yogyakarta dari cabang olahraga sepeda BMX, Abraham Usyor asal Papua dari cabang olahraga judo, serta Luluk Diana Tri Wijayana asal Jawa Timur dari cabang olahraga angkat berat.

“Saya bersyukur dapat mengikuti program SATRIA, karena melalui program ini saya mendapat support dari TOYOTA untuk mewujudkan impian berlaga di ajang yang lebih tinggi pada tahun 2020 ini,” ujar Mutiara dalam keterangan tertulis PT Toyota-Astra Motor (TAM) yang diterima obsessionnews.com, Senin (2/3/2020).

Sementara itu, Aditya mengutarakan harapannya di masa depan dalam acara tersebiut. “agar bisa menjadi atlet masa depan Indonesia di nomor olahraga baru BMX,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor Anton Jimmi Suwandy. Dia berharap kegiatan workshop ini sebagai bagian program SATRIA yang dilandasi semangat Start Your Impossible dapat memotivasi para atlet muda untuk senantiasa mengasah bakat, potensi diri dan mental mereka dalam upaya meraih prestasi tertinggi di cabang olahraganya masing-masing.

“Sehingga kelak dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Anton. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.