Senin, 21 September 20

Beri Pemahaman Soal Keluarga, Ibu Profesional Jakarta Gelar Workshop Grafologi

Beri Pemahaman Soal Keluarga, Ibu Profesional Jakarta Gelar Workshop Grafologi

Jakarta, Obsessionnews.comKomunitas Ibu Profesional Jakarta akan menggelar Workshop Grafologi & Family Play date dengan tema Mengenali Diri Melalui Goresan Tangan di Ballroom Hotel Balairung Matraman Jakarta, Minggu (19/1/2020).

Dari keterangan tertulis Ibu Profesional Jakarta yang diterima obsessionnews.com pada Kamis (9/1) menginformasikan, kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman dan pengalaman belajar pada peserta tentang ilmu grafologi dan aplikasinya dalam keluarga.

 

Kegiatan menyambut milad ke-8 Komunitas Ibu Profesional Jakarta yang berbentuk talkshow interaktif ini akan diawali dengan penyampaian materi ilmu grafologi oleh narasumber, kemudian dilanjutkan dengan playdate dan workshop grafologi. Dip Child Psy., MHA. CAT Laksmira Ratna Bayuardi akan menjadi narasumber dalam workshop grafologi tersebut.

Laksmira sendiri merupakan praktisi psikologi anak, grafolog, art therapy, literasi visual, penulis buku, serta founder dari Laksmira Loop & Hook Graphology, Doodlogy, dan Kepkom Kuntum Sinau. Adapun Buku yang pernah beliau tulis, yakni Doodles bersama Amiratih & Bimo, Tulis & Doodles, 1 Hari bersama 5, Grafologi dalam Parenting, dan Gifted.

Selain workshop grafologi, terdapat pula aktivitas seru bagi anak-anak di Kids Corner, antara lain fun games, storytelling, art & craft, sensory play, special give for parents, mini library, cheerfull playground, sains, gymnastics, dan fun movement.

Penyelenggara menargetkan peserta yang hadir dalam acara workshop ini ratusan peserta yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, dan 80 anak yang nantinya akan melebur dalam aktivitas Family Playdate Doodling. Tak hanya itu, di sekitar area workshop juga tersedia 10 stand bazar.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Ibu Profesional Jakarta berkomitmen untuk menerapkan prinsip minim sampah dalam setiap event komunitasnya. Panitia menyediakan tempat isi ulang air minum, sehingga peserta diarahkan untuk membawa wadah makan dan minum sendiri demi meminimalisir penggunaan kemasan sekali pakai.

Penyiapan konsumsi kegiatan komunitas juga biasa dilakukan dengan sistem potluck yaitu peserta membawa makanan kecil untuk dimakan bersama dengan peserta lainnya.

Setelah workshop dan bazar, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan kekuatan dan menyiasati kelemahan diri kemudian menerapkannya dalam hubungan rumah tangga serta pengasuhan anak. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.