Senin, 11 Desember 17 | 11:22 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Tommy Soeharto Bangkitkan Soehartoisme Lewat Partai Berkarya

Tommy Soeharto Bangkitkan Soehartoisme Lewat Partai Berkarya
Photo Credit To Tommy Soeharto (berkaca mata) bersama kaderkader Partai Berkarya dalam sebuah acara. (Foto: Facebook Partai Berkarya)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sejarah mencatat Soeharto berandil sangat besar dalam pembangunan di Indonesia.  Berkuasa selama 32 tahun (1966-1998) Soeharto berhasil mengantarkan Indonesia menjadi negara yang disegani di kawasan Asia.

Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden pada 21 Mei 1998 akibat tuntutan reformasi  yang dimotori oleh mahasiswa.  Kemudian tahun 2008 Jenderal Besar yang berperanan besar menumpas PKI ini mengembuskan nafasnya terakhir di Jakarta karena sakit.

Pasca kepergian Soeharto untuk selama-lamanya itu,  di berbagai daerah ditemui spanduk-spanduk yang memajang foto Soeharto  disertai tulisan  “Piye kabare? Enakan zamanku toh?”  Spanduk itu mengekspresikan kerinduan warga pada sosok Soeharto yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ya, meski Soeharto telah tiada ia masih memiliki banyak penggemar.

Peluang ini dengan jeli ditangkap oleh salah seorang putra Presiden kedua RI tersebut, yakni Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, mendirikan Partai Berkarya. Partai ini sebagai jawaban kerinduan banyak warga yang merindukan kebangkitan Soehartoisme. Di Partai Karya Tommy Soeharto duduk sebagai pembina. Sedangkan yang menjadi ketua umum adalah Neneng A Tuty, mantan aktris pada tahun 1980-an. Spanduk-spanduk Partai Berkarya terang-terangan memasang foto Soeharto dan Tommy Soeharto.

Partai Berkarya
Spanduk Partai Berkarya yang terang-terangan memasang foto mantan Presiden Soeharto dan putranya, Tommy Soeharto.

Partai Berkarya

Popularitas Tommy Soeharto berhasil mendongkrak pamor Partai Berkarya. Hal ini terbukti dalam waktu relatif singkat Partai Berkarya telah berdiri di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Partai Berkarya harus berjuang ekstra keras untuk lolos dari verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar bisa mengikuti Pemilu 2019.

Partai Berkarya siap mendaftar ke KPU pada Sabtu, 14 Oktober 2017. Kami optimis Partai Berkarya lolos verifikasi,” tutur Tri Joko Susilo, Ketua Umum Perisai Berkarya, sayap Partai Berkarya, ketika dihubungi Obsessionnews.com, Minggu (8/10/2017).

Joko, panggilan akrab orang dekat Tommy Soeharto ini juga menyatakan keyakinannya Partai Berkarya bakal mampu bersaing dengan partai-partai lain dalam merebut hati rakyat. (arh)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *