Kamis, 20 Januari 22

Zulpan Pastikan Kerja Tim Satgas Karantina Covid-19 Sudah Sesuai SOP

Zulpan Pastikan Kerja Tim Satgas Karantina Covid-19 Sudah Sesuai SOP
* Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. (Foto: Istimewa)

Jakarta, obsessionnews.comTim Satgas Karantina Covid-19 yang sudah dibentuk beberapa waktu lalu bekerja dengan baik dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, pada Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemerintah Batasi ASN dan Keluarga Bepergian ke Luar Negeri

Seperti diketahui, Tim Satgas Karantina Covid-19 ini dibentuk oleh kepolisian untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran prosedur kekarantinaan bagi WNI ataupun WNA yang baru tiba di Indonesia dari luar negeri. Mereka akan dipastikan telah menjalani proses karantina di lokasi yang sudah ditentukan.

Tim Satgas Karantina bentukan Kapolri ini terdiri atas tiga tim, yakni Tim bekerja melakukan monitoring dan memastikan proses karantina berjalan dengan baik dan tidak ada pelanggaran prosedur, seperti yang terjadi pada kasus selebgram Rachel Vennya.

“Kita di situ memantau kegiatan WNA dan WNI dari luar negeri, tahapan-tahapan yang mereka lalui di bandara, screening dan sebagainya, sehingga keluar dari bandara menuju hotel yang ditetapkan sudah ada barcode khusus. Sehingga kita mengetahui apakah mereka benar sampai ke hotel tujuan,” jelas Zulpan.

Baca juga: Testing dan Tracing untuk Covid-19 Sangat Penting

Dalam pelaksanaannya Polri bekerja sama dengan TNI dan Satgas Covid-19 dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran prokes Covid-19 dan SOP kekarantinaan.

“Dalam karantina ini kita bekerja sama dengan TNI AU. Kemudian di tempat karantina hotel, kurang lebih 134 hotel tujuan ada teman-teman dari TNI AD dan ada Satgas di situ. Jika nanti dari Satgas melaporkan ada pelanggaran, baru kemudian kepolisian melakukan langkah penegakan hukum sesuai UU Kekarantinaan,” tegas Zulpan.

Baca juga: Sudah Ditinjau BNPB, Asrama Haji Pondok Gede Penuhi Syarat Jadi Tempat Karantina Jemaah Umrah

Dia mengungkapkan, kecenderungan pada masa libur Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu memang ada kenaikan kedatangan jumlah penumpang perjalanan dari luar negeri.

“Kalau jumlah pastinya saya kurang paham, tapi kedatangan setiap hari bervariasi. Setelah libur panjang Tahun Baru itu sempat 7 ribu angka tertinggi baik WNA dan WNI. Rata-rata 3 ribu,” pungkas Zulpan. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.