Rabu, 17 Agustus 22

WNI Positif Terserang Corona, Pintu Masuk ke Indonesia Diperketat

WNI Positif Terserang Corona, Pintu Masuk ke Indonesia Diperketat
* Ilustrasi pencegahan virus corona dengan penggunaan masker. (Foto: Liputan 6)

Jakarta, Obsessionnews.com – Warga Indonesia sudah ada yang terserang virus Corona. Ia kini berada di Singapura, atas dasar itu, Kementerian Kesehatan menyatakan, pemerintah memutuskan memperketat pintu masuk Singapura-Indonesia.

“Pemerintah Indonesia tengah menginventarisir sekaligus melakukan pengetatan terhadap pintu masuk dari berbagai negara, termasuk Singapura,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian kesehatan, Anung Sugihantono, Rabu (5/2/2020).

Anung menjelaskan pintu masuk ke Indonesia harus diperketat karena setiap hari sedikitnya ada 17 ribu orang berlalulalang dari Singapura ke Indonesia, baik sebagai wisatawan maupun traveler yang bekerja. “Ini yang jadi perhatian kita semua di Indonesia,” kata dia.

Penjagaan yang ketat ini dilakukan di semua penerbangan maupun jalur pintu masuk lainnya. Sebab, penularan virus corona terhadap WNI itu sedikit berbeda. Namun dia belum menjelaskan lebih rinci terkait penularan itu.

Adapun Anung menegaskan Kementerian Luar Negeri telah mengimbau agar WNI yang berada di Singapura tetap tenang dan waspada. “Jaga kesehatan dan kebersihan, serta memperhatikan imbauan yang dikeluarkan pemerintah Singapura,” kata dia.

Kementerian Kesehatan Singapura sebelumnya mengatakan pada 4 Februari, kasus penularan virus Corona WNI pertama kali merupakan kasus virus Corona ke-21 di Singapura. WNI berusia 44 tahun tersebut bekerja sebagai pekerja migran.

“WNI tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke RRT (Republik Rakyat Cina), namun merupakan pekerja rumah tangga dari warga negara Singapura yang juga telah sebelumnya ditetapkan positif virus Corona,” menurut KBRI Singapura dalam rilis resminya.

Hingga hari ini, Singapura melaporkan telah menemukan 24 kasus infeksi virus Corona, termasuk 4 di antaranya ditularkan dari manusia ke manusia. Dari 24 kasus virus Corona sebagian besar merupakan warga Cina, menyusul Singapura, dan seorang warga Indonesia. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.