Selasa, 7 Desember 21

Wayang “Semar Bangun Pesantren” Meriahkan Hari Santri 2021

Wayang “Semar Bangun Pesantren” Meriahkan Hari Santri 2021
* Rangkaian peringatan Hari Santri 2021 dimeriahkan dengan pagelaran wayang virtual bertajuk “Semar Bangun Pesantren” di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (20/10/2021). (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, obsessionnews.com – Rangkaian peringatan Hari Santri 2021 dimeriahkan dengan pagelaran wayang virtual bertajuk “Semar Bangun Pesantren”. Acara ini akan dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (20/10/2021).

 

Baca juga:

Keren! Santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah Ciptakan Robot Deteksi Dini Covid-19

 

FOTO Belajar Mendalang Wayang Kulit di Sanggar Nirmalasari

 

Pagelaran wayang ini menghadirkan dalang Ki Gondong Al-Frustasi, sinden Agnes Sefronzo, dan pelawak Marwoto. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dijadwalkan akan menyaksikan langsung dari asrama haji pondok gede.

Pagelaran wayang akan disiarkan langsung mulai pukul 19.30 WIB melalui kanal media sosial Kementerian Agama (Kemenag). Masyarakat dapat bergabung melalui aplikasi Zoom Meeting dengan ID 843-8659-7725 dan kode sandi “wayang”.

Yaqut mengatakan, pagelaran wayang “Semar Bangun Pesantren” ini ingin memberi pesan tentang perkembangan pesantren di tengah dinamika tradisi masyarakat sekitarnya. Gelaran ini diharapkan dapat menjadi refleksi bagi santri dan masyarakat umum dalam memperkuat harmoni antara agama dan budaya.

“Ikhtiar merawat kebudayaan harus terus dilakukan, salah satunya melalui pagelaran wayang. Pendekatan kebudayaan juga bisa menjadi sarana penguatan kehidupan beragama dan berbangsa di Indonesia agar jauh lebih baik,” ujar Yaqut dalam siaran pers, Rabu.

Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani. Menurutnya, pagelaran wayang dalam momentum Hari Santri bermaksud untuk melestarikan kearifan lokal yang digagas dan diwariskan oleh Walisongo.

“Sunan Kalijaga menyisipkan pesan moral dan dakwah melalui pertunjukan wayang. Melalui wayang, ia membumikan nilai-nilai agama dalam konteks keindonesiaan,” kata Ramdhani.

Selain pagelaran wayang, rangkaian Hari Santri juga dimeriahkan dengan Sayembara Santri Siaga Jiwa Raga. Dari sayembara ini, terkumpul 1.306 karya, yang terdiri dari lomba VAKSIN (Video Aksi Santri-Kiai Nusantara), Surat Santri untuk Presiden dan Menteri, Santri Sehari Menjadi Menteri, dan Challenge Ucapan Selamat Hari Santri.

Puncak peringatan Hari Santri dilakukan dengan upacara bendera pada 22 Oktober 2021 di halaman kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Malamnya, Kemenag menggelar Santriversary Malam Puncak Hari Santri, di Auditorium H.M. Rasjidi, Jalan M.H. Thamrin. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.