Minggu, 26 September 21

Wamenag: Vaksinasi di Pesantren Terus Dikebut

Wamenag: Vaksinasi di Pesantren Terus Dikebut
* Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mendampingi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Kamis (2/9/2021).(Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, obsessionnews.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mendampingi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Wamenag mengapresiasi kedisiplinan Pesantren Darunnajah dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan ketentuan yang diatur dalam Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Selain prokes Darunnajah juga aktif dalam program vaksinasi, baik untuk kiai, guru, hingga santri.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi di Pesantren Minhaajurrosyidiin Jaktim

“Kemenag terus mendorong percepatan vaksinasi. Vaksinasi di pesantren terus dikebut, baik untuk kiai, guru, maupun jutaan santri,” terang Wamenag seperti dikutip obsessionnews.com dari siaran pers

Menurutnya, percepatan vaksinasi sangat penting sebagai ikhtiar untuk bisa segera mewujudkan herd immunity. Vaksinasi di lingkungan pesantren juga sangat strategis. Sebab, selain jumlah kiai dan santri yang sangat banyak, juga bisa mendorong kepercayaan masyarakat sekitar untuk ikut vaksinasi.

“Kiai adalah panutan masyarakat. Vaksinasi di pesantren akan mendorong umat untuk ikut serta. Apalagi santri juga jumlahnya sangat banyak, jutaan dan tersebar di berbagai daerah,” tuturnya.

Sampai 31 Agustus 2021 vaksinasi di Indonesia telah mencapai lebih dari 100 juta penyuntikan vaksin Covid-19. Jumlah ini merupakan kombinasi vaksinasi dosis pertama sebanyak 63.265.720, dosis kedua sebanyak 36.050.866, dan dosis ketiga sebanyak 640.532.

“Ini adalah capaian luar biasa. Dan saya yakin ini tidak terlepas dari peran dan kontribusi kiai dan tokoh agama dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada umat tentang pentingnya vaksinasi,” tandasnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.