Minggu, 25 Oktober 20

Wali Kota Tangsel Minta Guru Terapkan Protokol Kesehatan

Wali Kota Tangsel Minta Guru Terapkan Protokol Kesehatan
* Wali Kota kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany. (Foto: Humas Pemkot Tangsel)

Tangsel, Obsessionnews.com – Wali Kota kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meminta semua guru bisa menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Hal tersebut dia sampaikan dalam kegiatan Konferensi Kota Ke-3 PGRI Kota Tangerang Selatan di Puspiptek, Setu, Sabtu (29/8/2020).

Dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Tangsel yang diterima obsessionnews.com, Minggu (30/8), dalam kesempatan itu Airin menjelaskan, Covid-19 bisa ditularkan dari siapa pun kepada siapa pun. Sehingga semua orang punya kesempatan yang sama untuk tertular virus ini. Dan untuk mencegahnya diperlukan masyarakat yang disiplin dalam proses penerapan protokol kesehatan.

“Yang penting imunitas,” kata Airin.

Ia menambahkan, untuk menjaga imunitas masyarakat harus mengonsumsi makanan yang bergizi, kemudian berolah raga dengan rutin. Hingga mengonsumsi vitamin sebagai peningkat daya tahan tubuh.

Sementara untuk proses belajar mengajar Airin juga meminta kepada seluruh anggota PGRI untuk menberikan masukan untuk proses belajar mengajar di tengah pandemi seperti ini.

“Saya mencari informasi seperti apa ide atau inovasi, sehingga membantu kami pemerintah untuk membuat kebijakan belajar mengajar yang lebih efektif dalam masa pandemi ini,” tutur Airin.

Tidak menutup kemungkinan jika ada masukan dari PGRI, maka bisa dimasukkan ke dalam kebijakan nasional, sehingga bisa diterapkan di seluruh Indonesia.

“Saya yakin kepala sekolah yang dibantu oleh guru memiliki ide atau gagasan bagaimana sebetulnya memberikan belajar mengajar yang baik di masa pandemi,” ucap Airin.

Dia berharap PGRI bisa memberikan masukan. Sebab ketentuan belajar mengajar ini tidak bisa menunggu kebijakan dari atas. Melihat keadaan daerah yang berbeda-beda, sehingga untuk kebijakan pendidikan di Tangsel hanya bisa diciptakan oleh kota ini sendiri.

Terakhir Airin juga memastikan, bahwa pencairian BPJS Ketenagakerjaan untuk guru honorer sudah dicairkan. Sementara untuk anggaran kuota Airin memastikan bahwa Dindikbud Tangsel sedang melakukan proses pencairan, sehingga akan segera sampai kepada guru di Tangsel.

Terakhir Airin berpesan guru masih menjadi tangan kanan pemerintah dalam proses pembangunan daerah dari sisi sumber daya manusia. Sehingga dia berharap guru mendapatkan perhatian yang besar kemudian bisa tetap termotivasi dalam melahirkan anak-anak yang berkualitas untuk meneruskan pembangunan daerah ini. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.