Rabu, 29 Juni 22

Usamah Hisyam: Ramadhan Momentum untuk Ciptakan Iklim Politik yang Teduh

Usamah Hisyam: Ramadhan Momentum untuk Ciptakan Iklim Politik yang Teduh
* Usamah Hisyam saat menyampaikan pesan Ramadhan di kediamannya. (Foto: Tanto/OMG)

Tangerang, Obsessionnews.com – Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam meminta umat muslim di Tanah Air untuk menyudahi perseteruan politik pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Menurut Usamah, bulan Ramadhan ini menjadi momentum yang tepat untuk bersama-sama menciptakan iklim politik yang teduh.

Pernyataan itu disampaikan Usamah di sela-sela acara buka puasa bersama di kediaman pribadinya di kawasan BSD, Tangerang, Banten, Minggu (12/5/2019). Turut hadir dalam acara bukber tersebut di antaranya Ketua Lembaga Dakwah Parmusi Ustadz Syuhada Bahri, sejumlah pengurus Parmusi, maupun para pimpinan dan karyawan PT Dharmapena Group.

“Ramadhan kali ini terselenggara pada saat kita menyelenggarakan Pileg dan Pilpres sehingga banyak dinamika yang muncul yang melibatkan umat. Sehingga saat ini jadi momentum untuk menjahit kembali ukhuwah (persaudaraan). Tidak lagi persoalkan perbedaan pilihan politik,” kata Usamah saat menyampaikan pesan Ramadhan.

Peserta bukber menyimak pesan Ramadhan yang disampaikan Usamah Hisyam. (Foto: Tanto/OMG)

Usamah mengakui Pemilu yang tengah dalam tahap rekapitulasi suara ini memang sempat menciptakan polarisasi di kalangan umat muslim. Namun bagi Usamah hal itu wajar terjadinya karena adanya perbedaan pilihan politik. Mengingat masa pencoblosan sudah selesai ia berharap umat muslim kembali bersatu sambil menunggu keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Apapun hasil Pilpres nanti harus bisa diterima oleh seluruh warga masyarakat sehingga persatuan umat tetap terjaga. Kita harus berpikir bahwa perpecahan itu akan berdampak yang sangat tajam sekali, sehingga pemulihannya akan sangat sulit,” ungkap Usamah.

Parmusi Jadi Motor

Usamah mengatakan Parmusi harus menjadi motor penggerak untuk mengambil inisiatif dalam menyatukan seluruh umat muslim, tanpa mempersoalkan lagi dari mana latarbelakang dan pilihan politiknya. Sebab kata dia, pemerintahan yang terpilih nanti akan sangat kesulitan untuk menjalankan programnya bila umat di kalangan akar rumput terus-menerus berseteru.

Suasana buka puasa bersama di kediaman Usamah Hisyam. (Foto: Tanto/OMG)

“Kita, Parmusi harus jadi motor penggerak untuk menyatukan umat di tingkat akar rumput. Agar supaya dinamika Ramadhan ini bisa semakin teduh dan tenang,” tegasnya.

Ia melanjutkan ketidakstabilan politik seperti yang terjadi saat ini jika dibiarkan terus terjadi bisa berdampak pada melambatkan pertumbuhan ekonomi nasional, yang dimulai dari sulitnya mencari lapangan pekerjaan. Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia harus menjadi contoh bagi negara lain.

“Sekarang saja kita berkeja tidak mudah, mencari nafkah buat keluarga juga demikian. Apalagi bila mana terjadi konflik nanti akan semakin berat. Timur Tengah sudah menjadi contoh negara yang hancur akibat seperti itu. Kalau seperti itu yang dirugikan adalah umat muslim,” ujar Usamah. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.