Jumat, 29 Oktober 21

Usai Didemo, Listrik PT IGN Diputus PLN

Usai Didemo, Listrik PT IGN Diputus PLN
* PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring, Kendal, Jawa Tengah (Jateng) yang sudah tiga bulan tak beroperasi.

Semarang, Obsessionnews – Tiga bulan lebih tak beroperasi, puluhan karyawan PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring, Kendal, Jawa Tengah (Jateng) hanya bisa pasrah menunduk lesu, lantaran gaji selama tiga bulan belum juga terbayarkan.Tak hanya masalah karyawan menuntut gaji, PT IGN juga harus berhadapan dengan pemadaman paksa yang dilakukan oleh PT PLN Persero mulai Rabu (23/3/2016) malam karena belum membayar tagihan listrik selama 3 bulan.

demo listrik PGN diputus-
Karyawan PT IGN sudah tiga bulan tak mendapat gaji.

Setidaknya sebanyak Rp 126 juta total tagihan listrik milik PT IGN. Sebelumnya, pihak PLN sudah memutus serta mencopot meteran listrik di 14 titik Mes Rumah Dinas Pejabat perusahaan bersangkutan. Belasan spanduk, bukti puluhan karyawan belum menerima honor di depan gerbang pintu masuk, turut memperumit masalah PT IGN.

“Sudah tiga bulan gaji kita belum juga ada kejelasan dari pihak PT IGN. Bahkan ternyata tunggakan listrik PT. IGN senilai Rp 126 juta belum terbayarkan. Di mes rumah dinas ada 14 titik, yang meteran listriknya sudah diambil PLN. Untuk daya besar listrik yang meliputi pabrik, rencananya hari ini akan diputus,” terang Agus Suryanto, salah satu karyawan PT IGN, Rabu (23/3/2016).

Penjagaan juga sama sekali tidak nampak di pabrik. Tentu saja, karena satpam yang bertugas berjaga ternyata ikut berdemo bersama karyawan lain. Aktivitas pabrik terlihat lengang. Dikatakan, pabrik sudah berhenti beroperasi sejak akhir 2015 tahun lalu.

Berbagai upaya sudah dilakukan para karyawan PT. IGN untuk mendapat hak mereka. Namun, sayang beribu sayang, sampai sekarang merek abelum juga mendapat titik temu permasalahan.

“Kita telah melakukan berbagai upaya untuk mendapat kejelasan terkait gaji kami yang belum terbayarkan selama tiga bulan oleh PT IGN. Sebelumnya juga telah diadakan pertemuan membahas permasalahan ini, namun dari pihak PT IGN terkait tidak ada yang datang,” tandasnya.

Agus pun hanya bisa berharap, agar pihak perusahaan memperhatikan nasib para karyawan. Sebab, banyak dari mereka yang sudah sangat tergantung kepada karyawan perusahaan sebagai mata pencaharian mereka. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.