Senin, 6 Juli 20

ULM Beri Subsidi Kuota Internet ke Mahasiswanya Selama Belajar di Rumah

ULM Beri Subsidi Kuota Internet ke Mahasiswanya Selama Belajar di Rumah
* Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Dr. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. (Foto: Sutanto/OMG)

Jakarta, obsessionnews.com – Memasuki hampir dua bulan berlangsungnya pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia, berbagai universitas telah memutuskan memfasilitasi kuliah dari rumah melalui pembelajaran daring. Realita pandemi tersebut tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) misalnya. Kampus tersebut harus memperpanjang masa belajar dari rumah hingga akhir semester genap akademi ajaran tahun 2019-2020. Kementerian Pendidikan (Kemendikbud) juga tengah mempersiapkan berbagai skenario apabila pembelajaran dari rumah harus berlanjut hingga akhir 2020.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Dr. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. mengaku sudah melakukan sistem pembelajaran kepada mahasiswanya dari rumah sejak 16 maret 2020.

“Secara resmi kami mengeluarkan surat pernyataan kampus ditutup, tidak ada kegiatan di dalam kampus. Kemudian dianjurkan pelaksanaan belajar dari rumah, melakukan pekerjaan dari rumah. Jadi Work From Home (WFH),” ujar Sutarto saat diwawancarai tim obsessionnews.com melalui daring, Jumat (15/5/2020).

Awalnya dia memperkirakan pandemi Covid-19 ini akan selesai selama 14 hari. Namun ternyata dugaan Sutarto ternyata meleset, akhirnya dia perpanjang masa belajar di rumah bagi mahasiswanya sampai akhir semester genap, ajaran tahun 2019-2020.

“Waktu itu kita memperkirakan 14 hari sudah beres, kita perpanjang, namun situasi makin buruk, akhirnya saya memperpanjang sampai akhir semester ini, tahun akademik tahun 2019-2020 semester genap ini. Sampai akhir semester kita belajar dari rumah,” ungkap pria bergelar Profesor ini.

Dia juga mengatakan saat ini seluruh mahasiswa ULM tengah melaksanakan ujian, dan itu diadakan dari rumah. “Saat ini kita sedang melaksanakan ujian akhir semester untuk seluruh mahasiswa di ULM,” kata Sutarto.

Ketika disinggung kuliah secara Online ada kendala atau tidak, dia mengatakan telah memberikan keleluasan kepada dosen untuk menempuh berbagai cara dalam belajar dan mengajar mahasiswanya.

“Kalau dia (mahasiswa) bisa melaksanakan perkuliahan-perkuliahan secara online, menggunakan berbagai macam aplikasi yang tersedia, silahkan,” ujar Sutarto.

Pada mulanya memang tidak gampang, tapi setelah melakukannya sekali atau dua kali, kelihatannya perkuliahan dapat berjalan dengan lancar. Sementara untuk mahasiswa yang pulang kampung, dia bersyukur telah mendapat laporan tentang akses internetnya dapat berjalan dengan baik.

“Akses internet cukup bagus sampai ke desa-desa,” ucapnya.

Memang dia mengakui ada keluhan terkait kuota dalam melaksanakan belajar mengajar di rumah. Untuk itu, pihaknya mengeluarkan kebijakan memberikan subsidi kepada dosen dan mahasiswa soal kuota internet, bekerja sama dengan beberapa provider internet.

“Kita tandatangan MoU, lalu minta data mahasiswanya, lalu kuota langsung dikirim oleh operator. Jadi sampai hari ini, pada saat memasuki ujian akhir semester ini, yang online berjalan dengan lancar. Alhamdulillah,” pungkas Sutarto. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.