Kamis, 24 September 20

Tuhiyat Wujudkan Wajah Jakarta Lebih Modern Melalui MRT

Tuhiyat Wujudkan Wajah Jakarta Lebih Modern Melalui MRT
* Tuhiyat, Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi PT MRT Jakarta. (Foto: Sutanto/Men’s Obsession)

Obsesi ibu kota RI, Jakarta, memiliki mode transportasi yang ramah, cepat, dan modern kini sudah terjawab dengan hadirnya Mass Rapid Transit (MRT). Sebuah karya monumental ini lahir dari tangan putra-putri bangsa yang tangguh. Salah satunya adalah Tuhiyat. Ia ternyata memiliki banyak gagasan dan loyalitas yang tinggi untuk mewujudkan MRT Jakarta. Berkat kerja kerasnya tersebut ia kini mampu memegang peranan penting sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi PT MRT Jakarta.

 

Tuhiyat merupakan salah satu orang yang ikut berjuang membangun MRT Jakarta di masa-masa awal pada tahun 2013 lalu. Dengan jumlah empat orang direksi saat itu, ia satu-satunya yang masih tersisa. Ia mantap berlari mengejar ketertinggalan untuk membangun MRT di Jakarta. Enam tahun bekerja ekstra keras, impiannya pun sudah terwujud, wajah Jakarta kini tampak lebih modern dan maju dengan hadirnya MRT Jakarta. Mode transportasi yang ramah lingkungan ini sudah menjadi milik bersama sekaligus menjadi kebanggaan warga Jakarta.

Keputusan Tuhiyat untuk bergabung menjadi Direktur Keuangan & Administrasi PT MRT Jakarta pada 2013 lalu sebenarnya tidak begitu menguntungkan secara ekonomi. Sebab, jabatan terakhirnya sebagai Senior Manager di PT Antam Tbk, pendapatannya sudah lebih dari cukup. Ia bahkan sudah dipromosikan untuk menjadi salah seorang direktur. Namun, ia tidak hanya berpikir secara ekonomis semata. Ia justru merasa terpanggil hatinya untuk membenahi transportasi di Jakarta yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Pria kelahiran Serang, 2 Februari 1966 ini memang dikenal sebagai seorang akuntan yang andal. Lebih dari 11 tahun ia mengawali karirnya sebagai seorang PNS di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang kerap melakukan audit terhadap lembaga negara dan pemerintahan serta BUMN. Namun, ia akan merasa lebih terpanggil dan tertantang untuk berkarir di luar pegawai negeri sipil. Akhirnya, ia memutuskan untuk keluar dan bergabung ke PT Antam Tbk pada 2001 sebagai senior auditor.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.