Kamis, 26 November 20

Transaksi Online Meningkat di Masa Covid-19, UMKM Harus Diberi Pelatihan Packaging

Transaksi Online Meningkat di Masa Covid-19, UMKM Harus Diberi Pelatihan Packaging
* Ilustrasi pelatihan online. (Foto: dok pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com — Berbulan-bulan sudah dunia, termasuk Indonesia, berada dalam cengkraman Covid-19. Kondisi ini membuat pemerintah menggulirkan “New Normal” agar kita bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. Maksudnya supaya ekonomi dapat pulih kembali.

Di era New Normal ini pelaku usaha khususnya kelompok UMKM dituntut untuk melek teknologi karena sebagian besar transaksi dilakukan secara online. Efek dari transaksi online UMKM harus bersinergi dengan bidang logistik/ pengiriman.

“Kendala di lapangan adalah bagaimana barang terutama makanan bisa sampai ke pesesan secara aman dan tidak berubah baik bentuk maupun rasa,” kata Dewi Tenty Septi Artiany pemerhati KUMKM dan Ekonomi Kreatif kepada Obsessionnews, Selasa (16/6/2020).

Pemesanan secara online mengharuskan pelaku UMKM mengirimkan barangnya ke pemesan. Namun diperlukan self preventive dari UMKM dengan melakukan sistem packaging yang dapat memastikan barang sampai di tangan pemesan dalam keadaan baik.

“Masalah yang sering dihadapi mutu makanan menurun akibat packaging yang kurang baik atau kurang higienis. Makanan menjadi rusak, dan berubah bentuk,” ujar Dewi.

Selain logistik yang baik tentunya yang paling penting adalah packaging. Oleh karena itu, menurut Dewi, perlu diadakan pelatihan secara webinar untuk mempermudah transfer knowledge bagi para pelaku UMKM khususnya packaging.

UMKM yang tergabung dalam UMKMAlumni sangat mengharapkan adanya pelatihan packaging. Kemenkop UKM menyediakan pelatihan tetapi masih dalam sistem tatap muka jadi akan kembali efektif setelah Covid-19 dinyatakan reda.

“Butuh solusi yang tepat dan cepat dari pihak terkait agar menunjang permintaan online di masa Covid-19 ini karena apabila Covid-19 reda mungkin permintaan online tidak akan setinggi sekarang,” ungkap dia.

Ia mengatakan tidak heran di masa Covid-19 tumbuh menjamur usaha logistik baik skala besar, menengah, maupun kecil, pelaku UMKM tentunya harus berusaha menekan ongkos pengiriman agar menyenangkan hati pelanggan.

Hal itu berakibat kepada kurang memadainya perlengkapan penunjang logistik seperti pendingin, maupun lainnya. Maka untuk menghindarinya diperlukan self preventive dari pelaku UMKM dengan melakukan sistem packaging yang benar. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.