Senin, 28 November 22

Tragedi Kanjuruhan Bikin Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U20 Terancam Dicabut?

Tragedi Kanjuruhan Bikin Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U20 Terancam Dicabut?
* Piala Dunia U-20 2023 akan dihelat di Indonesia. /(Grafis: Dede S Mauladi/Skor.id)

Tragedi sepak bola yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikhawatirkan akan berpengaruh pada rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, karena bisa terancam dicabut.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka prihatin dan ikut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter setempat. Pada saat yang sama, ia pun pasrah jika tragedi hitam bagi persepakbolaan nasional tersebut akan mendapatkan hukuman dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

“Saya turut berduka cita atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Semoga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan tidak terjadi lagi ke depannya,” papar Gibran ketika diminta komentar di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (3/10).

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengatakan, tragedi tersebut tidak boleh lagi terjadi di Indonesia, termasuk menjadi pelajaran untuk pertandingan klub di kotanya Persis Solo ke depan.

Terkait kemungkinan munculnya sanksi FIFA terkait tragedi hitam Kanjuruhan, Gibran tidak mau berandai-andai. Sejauh ini sudah ada sorotan dari Presiden FIFA Gianni Infantino, meski belum ada langkah lanjutan.

“Sejauh ini belum ada keputusan dari FIFA soal Piala Dunia U-20 pascatragedi Kanjuruhan. Dan kita pasrah dan menunggu saja, nanti keputusan FIFA seperti apa. Jika Piala Dunia U-20 dibatalkan, jelas merugikan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Kota Surakarta yang menjadi bagian dari Piala Dunia U-20 saat ini masih melakukan persiapan terbaik sebagai tuan rumah. Sebagaimana dijadwalkan sebelumnya, pelaksanaan Piala Dunia U-20 di Solo pada Juni 2023 mendatang.

Kekhawatiran dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 akibat tragedi Kenjuruha juga disebut para pengamat. Dilansir Kompas.TV, pengamat sepak bola, Aun Rahman, sangat menyayangkan terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) seusai Arema FC kalah oleh Persebaya.

Sebab, menurutnya, saat ini di level tim nasional, grafik Timnas Indonesia sedang bagus, dan dikhawatirkan akan memengaruhi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Ini disayangkan ya, karena di level tim nasional, grafik Timnas Indonesia sedang bagus, bagaimana kita lolos ke Piala Asia,” tuturnya dalam Breaking News Kompas TV, Minggu (2/10/2022).

“Timnas U-20 juga lolos ke Piala Asia U-20, tahun depan juga kita akan bertanding di Piala Dunia U-20 sebagai tuan rumah. Ini juga situasi sekarang akan berpengaruh terhadap kemungkinan Indonesia menjadi tuan rumah kan,” tambahnya.

Ia menegaskan, apa yang terjadi di Stdion Kanjuruhan dampaknya tidak hanya hari ini tapi juga akan berpengaruh terhadap hal-hal lain.

Oleh sebab itu, stake holder atau pelau kepentingan terkait disebutnya harus segera melakukan tindakan atau aksi.

“Apabila dibiarkan tentunya akan ada dampak lain, yang secara keberlangsungan akan mengganggu sepak bola Indonesia secara umum.”

Menurutnya, aturan yang ketat dan dijalankan secara konsekuen bisa menghindari kejadian yang tidak diinginkan. (MI/K-TV/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.