Rabu, 20 Oktober 21

Toyota Yaris dan Agya Bawa Pembalap TTI ke Puncaki Podium di Dua Kejuaraan Nasional

Toyota Yaris dan Agya Bawa Pembalap TTI ke Puncaki Podium di Dua Kejuaraan Nasional
* Toyota Team Indonesia (TTI) siap untuk kembali mencetak prestasi di kejuaraan nasional ITCR. (Foto: Toyota)

Jakarta, obsessionnews.com – Sebagai salah satu tim yang konsisten dalam menjaga performa di ajang balap nasional, Toyota Team Indonesia (TTI) siap untuk kembali mencetak prestasi di kejuaraan nasional ITCR pada musim 2021 dengan menurunkan tiga pembalap andalannya yaitu Haridarma Monoppo dan Demas Agil yang menggunakan Toyota Yaris di ITCR Max dan Jordan Johan di ITCR 1.200 dengan Toyota Agya.

“Selamat kami ucapkan kepada seluruh pembalap dan team TTI atas hasil baik yang diraih pada seri ke-3 ini,” ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/9/2021).

Dia juga mengucapkan terima kasih atas semangat dan upayanya dalam merealisikan semangat Kaizen atau continuous improvement hingga dapat meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

“Dengan performa dasar Toyota Yaris dan Toyota Agya yang mumpuni dan didukung dengan determinasi kuat para pembalap serta anggota tim TTI, kami optimis TTI dapat meraih kembali gelar juara nasional di musim 2021 ini baik di kejuaraan nasional ITCR Max maupun ITCR 1.200,” kata Anton.

Hasil baik yang diraih pada seri ke-3 ini tidak hanya menjadi sebuah peningkatan dari dua seri sebelumnya, namun juga semakin membuka kesempatan bagi pembalap dan tim TTI untuk dapat meraih gelar juara nasional di musim 2021 baik di kejuaraan nasional ITCR Max dan ITCR 1.200.

Saat ini Haridarma telah mengantongi total 39 poin dengan selisih hanya 5 poin dari pemimpin klasemen ITCR Max. Lebih lanjut, pada klasemen yang sama Demas juga mampu mengamankan posisi ke-3 dengan total 10 poin. Sementara Jordan berhasil mengumpulkan total 33 poin yang hanya terpaut 4 poin dari puncak klasemen ITCR 1.200.

Memulai balapan dari posisi ke-2 setelah pada babak kualifikasi di hari sebelumnya berhasil mencatatkan waktu 1:49.443, Haridarma mampu memaksimalkan performa Toyota Yaris untuk melewati lawan yang berada di depannya hingga finish sebagai pemenang.

Dikesempatan yang sama,.Haridarma mengaku bahwa performa Toyota Yaris yang dipacu olehnya memiliki pernanan penting dalam memuluskan upayanya dalam puncaki podium. Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena tim TTI dapat menemukan setting terbaik untuk Toyota Yaris yang digunakannya.

“Senang sekali rasanya dapat kembali meraih podium ke-1 di ajang ITCR Max seri ke-3 ini setelah menjadi runner-up pada balapan sebelumnya,” Haridarma.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras tim dalam menemukan setting terbaik pada Toyota Yaris yang saya gunakan.

“Sehingga Yaris yang memiliki performa dasar sangat kuat dapat mendukung saya untuk tetap fokus dalam meraih posisi terdepan sepanjang balapan berlangsung. Kedepan, kami akan terus melakukan continuous improvement untuk meraih hasil yang lebih baik lagi, sehingga dapat memperbesar peluang kami untuk menjadi juara nasional,” kata Haridarma.

Senada dengan rekan satu timnya, Jordan juga mengungkapkan rasa syukur dapat meraih podium ke-1 di ITCR 1.200 bersama tim TTI di musim 2021 ini.

Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang terus diberikan oleh tim TTI dan Toyota sejak awal musim. Senang sekali rasanya dapat menjadi bagian dari tim TTI dalam meraih podium ke-1 di ITCR 1.200 pada seri ke-3 ini.

“Berkat kerja keras bersama tim, Toyota Agya yang memiliki performa dasar mumpuni dapat dimaksimalkan sehingga saya dapat memacu Agya dan memimpin jalannya balapan. Seperti yang Mas Hari telah sampaikan, semangat kami dalam meraih hasil terbaik tidak akan berhenti di sini. Kedepan, kami akan perkuat komitmen untuk terus mengimprove skill kami beserta performa mobil yang kami gunakan dengan tujuan utama meraih gelar juara nasional di ITCR Max dan ITCR 1.200 ,” kata Jordan.

Menurut Fumitaka Kawashima selaku marketing director PT Toyota Astra Motor (TAM), kegiatan di balap tidak hanya menjadi ajang unjuk performa. Lebih dari itu menjadi tempat pembelajaran bagi tim dan pembalap dapat menjadi lebih baik, termasuk memberikan input kepada pabrikan untuk dapat improve performa kendaraan dari ajang balap yang sangat ketat.

“Apa yang dicapai di seri ketiga ini merupakan kombinasi dari dari apa yang kami dapatkan di dua seri sebelumnya, bahkan dari tahun-tahun sebelumnya. Tim dan pembalap saling memberikan input, evaluasi dan improvement point yang dapat memberikan kemajuan. Harapan kami hal ini terus dapat dilakukan di seri-seri selanjutnya,” kata Fumitaka. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.