Sabtu, 26 September 20

Tips Khusus: “Berjamaah di Masjid Dengan Corona”

Tips Khusus: “Berjamaah di Masjid Dengan Corona”
* Sholat berjamaah di masjid

Oleh: Abdurrahman Lubis, Pemerhati Keislaman

Bagaimana solat berjemaah di musim Corona? Ya? Ikut aturan siapa? Ada yang ukurannya sajadah masing-masing. Setengah meter. Ada yang sampai membuat tanda X dengan jarak satu meter, seperti duduk penumpang di Busway. Ada yang imamnya hanya menyebut “luruskan”, tanpa perintah “rapatkan”.

Pengalaman saya, di satu masjid, ujung kelingking kaki kanan tersentuh ujung sajadahntya, lantas orang itu menepis kaki saya. Untung saya sadar, ia pasti takut kena virus, langsung saya angkat kaki pindah ke shof paling pojok.Takut ia tak khusyuk solatnya. Mungkin ia melihat saya pakai jubah, berjanggut, bersorban, wah ini orang Kebun Jeruk.

Di banyak masjid terjadi seperti itu, akibat berita fitnah di media TV yang berlebihan. Kemarin, di satu masjid, selesai salam, seseorang menyalami saya dan saya jabat tangannya, kemiudian ia jabat tangan yang di sebelahnya, orang itu, menepiskannya.

Saya kasi penjelasan, gak apa-apa, yang tidak boleh menurut dokter, kulit luar telapak tangan, kalau bersalaman gak masalah. Lalu orang itu jawab, Bapak dari Kebun Jeruk ya? Lalu cabut meninggalkan kami.

Semestinya, imam memberi contoh Shaf dalam sholat berjamaah, dengan mengisyaratkan, “istawwuu fata’diluu, falaa takhtalifuu fatakhtalifa quluubakum
(luruskan dan rapatkan, jangan berselisih maka hatimu akan berselisih).
Kalau ada sedikit celah, setan akan masuk.

Ustadz Lubis juga mengimbau agar masjid-masjid yang melaksanakan sholat berjamaah, dengan shaf yang sangat jarang sampai satu meter, itu bukan sholat berjamaah, tapi “munfarid”
(terpisah, sendirian) otomatis sholat itu tertolak karena menyalahi sunnah Nabi SAW. Apalagi belum ada bukti sholat berjamaah itu menjadi sebab penularan virus. Setiap orang datang ke masjid dalam keadaan wudhu (suci) di rumah Allah.

Duduk sejenak di masjid dijauhkan tiga parit dari api neraka, satu parit jaraknya antara langit dan bumi.
Setan adalah musuh kita, sedang virus bukan musuh kita, tapi ujian bagi kita.
Bagi yang ada batuk, demam dan bersin-bersin silahkan solat di rumah.

Jadi, tidak main pukul rata sehingga banyak masjid harus ditutup. Polisi main hantam kromo menutup masjid-masjid. Sebaiknya polisi yang muslim ajak sholat ke mesjid biar sama-sama aman, jangan mau mengamankan orang, dirinya sendiri tidak aman. Okey…?
Wallahu a’lam..

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.