Sabtu, 31 Oktober 20

Tips Kartika Mirda Agar Pengacara Tetap Eksis di Masa Pandemi Covid-19

Tips Kartika Mirda Agar Pengacara Tetap Eksis di Masa Pandemi Covid-19
* Managing Partner Kartika Hermawan & Partners Law Firm Kartika Mirda. (Foto: Fikar Azmie/Women's Obsession)

Jakarta, Obsessionnews.comMenghadapi krisis di masa pandemi Covid-19 dan era new normal saat ini, profesionalisme seorang lawyer tak hanya diuji dari segi mental, tapi juga kekuatan untuk bertahan.

Untuk itu ada beberapa tips yang dimiliki Managing Partner Kartika Hermawan & Partners Law Firm Kartika Mirda agar pengacara tetap eksis di tengah situasi seperti ini.

Dia melihat pandemi Covid-19 ini memang semua terkena imbasnya, terutama klien. Income mereka menurun, mereka bingung bagaimana membayar tagihan dan pegawai.

Menurut Kartika, pada masa seperti ini yang dilakukan pertama kali adalah berusaha membuat klien tidak panik. Sebab, situasi seperti ini semua orang pasti tidak menginginkan.

“Mengimbau bersama-sama menghadapi masalah tersebut, bagaimana solusinya, apa yang harus dilakukan, supaya pada masa ini tidak jatuh. Keduanya, harus saling merangkul,” ujar Kartika kepada Majalah Men’s Obsession baru-baru ini.

Hal itu dapat membantu klien bagaimana membantu kondisi keuangannya jangan sampai jatuh semaksimal mungkin atau tidak sampai PHK karyawan.

“Diajak duduk bersama berunding. Nanti setelah lewat masa ini semua diharapkan kembali normal,” tutur Kartika.

Berbicara soal bidang kasus yang ditangani dan strategi andalan seperti apa yang dilakukan untuk menangani ataupun memenangkan kasus, ia menuturkan pengalamannya.

“Law firm kami berusaha untuk menjaga kepercayaan klien. Kami harus dapat memberikan solusi hukum kepada mereka,” ungkapnya.

Pada prinsipnya, sambung Kartika, bagaimana caranya membantu klien dalam menyelesaikan masalah seefisien mungkin. Sehingga, kedua pihak sama-sama diuntungkan Satu hal yang tak kalah penting adalah bagaimana menularkan semangat kepada generasi muda agar terus belajar untuk memahami profesi dan mengetahui ilmunya.

“Kalau tidak belajar, ilmu yang didapat tidak berkembang, bagaimana bisa membantu orang lain. Belajar dari buku atau melalui orang lain,” katanya.

Selain itu, jangan pernah merasa hebat. Menurutnya, kalau sudah merasa hebat, orang itu tidak akan bisa lagi menghargai orang lain. Begitupun dalam bekerja dan berhubungan dengan orang lain, ia harus menjaga sikap agar orang tersebut tidak diremehkan. Karena keberhasilan yang didapat pasti bukan karena diri sendiri, pasti ada bantuan orang di sekitarnya, itu yang dinamakan tim.

“Tidak ada orang yang hebat sendiri. Anak muda egonya tinggi,” ungkap Kartika.

Ia mengaku sering meminta bantuan tim bersama-sama karena terkadang walaupun suatu kasusnya sama, penanganannya berbeda, orang yang dihadapi juga beda. Jadi, harus belajar dan meng-up grade-skill.

Dia juga mengingatkan, kalau ingin berhasil di karier, keluarga harus mendukung, itu membuat spirit yang bagus. Jika mereka tidak rida, efeknya bekerja menjadi tidak maksimal.

“Kalau keluarga sudah mendukung kita, dengan sendirinya manajemen semakin bagus. Jadi, antara karier dan keluarga harus seimbang,”pungkas perempuan ramah ini. (Mens’ Obsession/Pur/Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.