Sabtu, 23 Maret 19

Terpilih Sebagai Anggota Parlemen Terbaik, Maruarar Sirait Persembahkan untuk Warga Jabar

Terpilih Sebagai Anggota Parlemen Terbaik, Maruarar Sirait Persembahkan untuk Warga Jabar
* Politisi PDI-P Maruarar Sirait.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kinerja positif Maruarar Sirait dalam memperjuangkan aspirasi rakyat selama duduk menjadi anggota DPR dalam kurun waktu 15 tahun atau tiga kali periode ini mendapat apresiasi dengan meraih penghargaan Obsession Awards 2019 untuk kategori Best Parliamentarians (Legislator Terbaik)

Malam penganugerahan Obsession Awards berlangsung di Grand Sahid Jaya Hotel pada Rabu (6/3/2019) malam. Acara itu dihadiri para tokoh, kalangan politisi, pengusaha, dan birokrat. Mereka adalah orang-orang yang dianggap layak mendapat penghargaan karena telah menunjukkan kinerja positif di bidang masing-masing. Selain Maruarar, katagori legislator terbaik juga diraih Ketua DPR Bambang Soesatyo.

 

Baca juga:

Surya Paloh dan Para Petinggi Partai Hadiri Obsession Awards 2019

Airlangga Bersyukur Raih Penghargaan Obsession Awards 2019

Ini Kategori Obsession Awards 2019

5 Tahun Berturut-turut Arief Yahya Raih Obsession Awards

 

Meski tak sempat hadir karena kesibukannya yang padat, Maruarar menyampaikan rasa terima kasih kepada Obsession Media Group (OMG) yang telah memberikan apresiasi terhadap dirinya. Baginya penghargaan ini merupakan milik rakyat Jawa Barat di daerah pemilihannya, yakni Subang, Sumedang dan Majalengka.

“Saya ucapkan terima kasih kepada OMG atas penghargaan ini. Tentu penghargaan sebagai wakil rakyat terbalik sejatinya bukan milik saya, tapi milik rakyat Jabar di daerah pemilihan saya, karena tanpa mereka saya bukanlah apa-apa,” ujar Maruarar saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/3).

Maruarar Siait dan Pesiden Jokowi.

Maruarar sendiri merasa dirinya tak pantas mendapat penghargaan ini karena menurutnya masih banyak kekurangan. “Saya tidak pantas jadi legislator yang terbaik karena masih banyak kekurangan. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik buat masyarakat,” jelasnya.

Prestasi Politisi PDI-P ini memang bisa dibilang kinclong. Kinerjanya yang baik membuat dirinya selalu dipercaya masyarakat menjadi anggota DPR selama tiga kali periode atau selama 15 tahun. Bahkan ia mampu mendapatkan suara terbanyak di Dapilnya. Di usianya yang masih muda itu, Maruarar juga sudah mampu menunjukkan kelasnya sebagai politisi yang disegani, bukan hanya dikalangan elite, tapi juga masyarakat bawah.

Pria yang akrab disapa Ara ini mengakui tantangan serta pekerjaan rumah yang wajib diperjuangkannya sebagai wakil rakyat saat ini adalah mengambil keputusan yang sesuai dengan aspirasi rakyat. DPR harus ‎benar-benar tepat dan benar dalam mengambil benang merah antara kehendak publik dengan kebijakan yang ditetapkan.

“Tantangan DPR adalah memang menjembatani kemauan publik. Tentu saja, yang harus lebih ditekankan adalah kemauan dan kemampuan mendengarkan aspirasi rakyat, lalu menerjemahkannya dan kemudian memperjuangkannya. Untuk kembali meningkatkan kepercayaan publik, tentu kita harus tanya rakyat maunya apa, dan lalu memperjuangkannya,” ungkap Maruarar.

Sikap Ara yang tegas dan konsisten itulah yang membuat warga Jawa Barat kepincut. Meski hampir seperempat dari usianya telah disumbangkan untuk menjadi penyalur aspirasi masyarakat tapi untuk pengabdian tentu tak ada kata berhenti. Sedianya ia ingin rehat setelah tiga periode menjalani peran sebagai anggota parlemen dari daerah pemilihan Subang, Majalengka dan Sumedang.

Namun dorongan warga Jawa Barat dan perintah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tempatnya berkiprah membuat politisi muda ini harus kembali berjuang untuk menjadi wakil rakyat masyarakat Sunda di daerah pemilihan Bogor dan Cianjur. Pria kelahiran Jakarta pada 23 Desember 1969 ini mau karena rasa cintanya pada warga Pasundan.

Selama 15 tahun menjadi wakil rakyat, ia sudah banyak berbuat untuk Dapilnya, tak sekadar mendorong perbaikan dan pembangunan infrastruktur tapi juga pengembangan seni, budaya dan sosial. Misalnya dengan menginisiasi Festival Seni Budaya Sunda yang sukses, menggelar acara Gebyar Sholawat bersama warga Nahdlatul Ulama di Subang, dan menyelenggarakan Kirab Kebangsaan untuk mengukuhkan persatuan di Jawa Barat.

Di sektor olahraga, pun demikian. Pendiri sekaligus Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) yang dikenal dekat dengan Presiden Jokowi ini aktif melakukan peningkatan kualitas olahraga. Bahkan hingga kini ia dipercaya empat kali menjadi Ketua steering committee Turnamen Piala Presiden (2015, 2017, 2018, 2019).

Ajang olahraga ini telah mampu memberikan dampak positif bagi tumbuh berkembangnya UMKM. Piala Presiden juga mendapat audit yang bagus dalam penggunaan anggaran dari Price Water House. Piala ini juga tanpa menggunakan uang negara, sekaligus bersih dari isu mafia bola, yakni pengaturan skor. Bahkan Piala Presiden mampu memberikan hadiah terbanyak kepada para pemain.

Di tingkat nasional, ia dikenal sebagai politisi yang kritis, konsisten, dan berani menyuarakan hal yang dianggap benar, namun tetap santun dan konstruktif dalam menyampaikan pendapatnya. Dan satu hal lagi, ia tidak pernah menempatkan aktivitas politiknya untuk kepentingan pribadi.

Karena ia merasa ‘dilahirkan’ oleh rakyat saat berkiprah di parlemen, maka semua yang ia kerjakan diniatkan untuk masyarakat dan negara yang lebih baik. Sesuai dengan apa yang dilakukannya selama menjadi anggota DPR yakni mendengarkan aspirasi rakyat, lalu menerjemahkannya dan kemudian memperjuangkannya. (Albar)

Related posts

1 Comment

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.