Sabtu, 26 September 20

Ternyata! Sebelum Pandemi Covid-19, Michael Wanandi Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Ternyata! Sebelum Pandemi Covid-19, Michael Wanandi Sudah Terapkan Protokol Kesehatan
* Presiden Direktur PT Combiphar Michael Wanandi. (Foto: Dok Pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.comTujuan mulia PT. Combiphar salah satunya ingin turut serta berkontribusi dalam mewujudkan generasi anak bangsa yang lebih sehat. Untuk itu visi misi Combiphar ingin menjadikan generasi Indonesia lebih sehat, sehingga bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Melalui Combiphar, Presiden Direktur PT Combiphar Michael Wanandi ingin berkontribusi bagaimana memelopori hari esok yang lebih sehat. Tak sekadar taglinenya, yakni Championing a Healthy Tomorrow, untuk melakukan hal itu, Michael telah mempersiapkannya sejak 2012, jauh sebelum masyarakat menyadari akan pentingnya gaya hidup sehat.

Sementara 2020 ini, ketika wabah Covid-19 menghantam, masyarakat baru peduli akan gaya hidup sehat, seperti selalu mengenakan masker dan cuci tangan, baik menggunakan air maupun hand sanitizer, Combiphar justru sudah menyadari dan memulainya sejak lama.

Sebelumnya, perusahaan nasional yang menitikberatkan obat-obat resep dokter ini pada 2012 sudah melakukan perubahan, menambah produk consumer healthcare sebagai wujud memulai mimpi besarnya itu.

“Nah, ini kita ingin mengajarkan masyarakat jangan sampai jatuh sakit karena kesehatan itu mahal. Jadi, kita berpikir kenapa kita tidak mengubah cara pola pikir masyarakat Indonesia bagaimana hidup preventif. Jadi, pada 2012 itu kita mengarahkan bagaimana Combiphar bisa mengambil peran menjadi inisiator untuk hidup sehat,” ujar Michael seperti dikutip dari majalah Men’s Obsession, Selasa (8/9/2020).

Dalam mewujudkan visi misinya itu, Combiphar kini juga fokus pada pengembangan produk-produk yang bisa mencegah datangnya penyakit, seperti jamu, madu, serta vitamin dan suplemen. Adapun produk umum Combiphar yang telah dikenal masyarakat, antara lain OBH Combi, obat tetes mata Insto, dan Madurasa. Produk lainnya merupakan obat-obat penyakit dengan resep dokter, seperti obat kanker serta obat diabetes.

“Kita akan menambah produk-produk yang lebih alami, seperti herbal, jamu juga madu. Itu adalah produk-produk yang akan kita kembangkan ke depan,” terangnya.

Saat awal pandemi Covid – 19 mewabah di Indonesia, yang pertama terbersit dalam pikiran Michael adalah seluruh jajaran tim Combiphar. Bagaimana mereka bisa tetap sehat dan produktif di tengah badai ini. Apalagi Combiphar merupakan bagian dari industri kesehatan di mana sangat dibutuhkan kehadirannya di tengah pandemi ini.

“Dimulai dari internal dulu, aset kita, karyawan terutama pabrik jangan sampai produksi terlambat. Ini yang kita khawatirkan karena di bidang kesehatan, jadi harus memastikan produk-produk yang kita produksi masih bisa diproduksi,” bebernya.

Karena meski banyak sekali orang takut Covid-19, akan tetapi banyak juga masyarakat yang ada penyakit lainnya yang membutuhkan obat-obatan. “Mereka ini yang sebetulnya berisiko besar kena Covid-19 juga,” tambah Michael.

Setelah itu, barulah Michael dan tim memberikan bantuan terjun langsung ke masyarakat, terutama masyarakat sekitar pabrik di Padalarang.

Soal bersinergi dengan pemerintah, Combiphar juga turut memberikan bantuan lainnya, seperti membantu BPOM dalam penyediaan obat-obatan, obat batuk, vitamin, dan lainnya.

“Kita juga membantu pasien cuci darah, kita memiliki produk Eporon yang membantu meningkatkan sel darah merah, bagi pasien gagal ginjal. Mereka juga kesulitan karena pandemi ini. Nah, kita memberikan donasi pada mereka supaya di masa susah ini mereka tetap bertahan hidup, apalagi pasien gagal ginjal lebih mudah terjangkit penyakit,” ucap Michael.

Dia berharap agar bangsa Indonesia bisa berdikari, terutama dalam bidang kesehatan, bagaimana membangun industri kesehatan yang solid. Meski hal itu tidaklah mudah dan membutuhkan waktu yang sangat panjang.

Walau demikian, Michael yakin Indonesia akan mampu berdiri sendiri. Setidaknya Michael dapat membuktikan bahwa Combiphar sebagai perusahaan lokal, tapi memiliki kualitas yang baik, bahkan ada beberapa produk global yang diproduksi di pabrik Combiphar.

“Hal ini tentu menjadi keyakinan bangsa Indonesia mampu membuat produk-produk berkualitas di industri kesehatan,” pungkasnya. (Ita/Men’s Obsession/Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.