Sabtu, 1 Oktober 22

Tempuh Penerbangan Tiga Jam dari Beijing, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Tokyo

Tempuh Penerbangan Tiga Jam dari Beijing, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Tokyo
* Presiden Joko Widodo Jokowi) dan Ibu Iriana beserta rombongan tiba di Bandar Udara Haneda, Tokyo, Jepang, Rabu (27/7/2022) dini hari. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Obsessionnews.com – Setelah menempuh penerbangan selama tiga jam dari Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Jokowi beserta rombongan tiba di Bandar Udara Haneda, Tokyo, Jepang, Rabu (27/7/2022) dini hari.

 

Baca juga:

Usai Bertemu dengan Perdana Menteri dan Presiden RRT, Jokowi dan Ibu Iriana Bertolak ke Tokyo

Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Xi Jinping

Presiden Jokowi Ungkap RRT Mitra Strategis Indonesia

 

 

Pesawat Garuda Indonesia GIA-1 yang membawa Presiden Jokowi dan rombongan mendarat pada pukul 00.30 waktu setempat (WS). Dan setelah pintu pesawat terbuka, Presiden dan Ibu Iriana turun dari pesawat.

Tampak menyambut di bawah tangga pesawat yaitu Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Miyake Shingo, Duta Besar Jepang untuk RI Kanasugi Kenji dan Ibu Kanasugi Yasuko, Dubes RI Tokyo Heri Akhmadi dan Ibu Nuning Wahyuniati, dan Atase Pertahanan KBRI Tokyo Kolonel Andi Nur Abadi dan Ibu Andi Rehan Nurjanah dan Dirjen/Asisten Menteri untuk Urusan Asia Tenggara dan Asia Barat Daya Kementerian Luar Negeri Jepang Kano Takehiro.

Presiden dan Ibu Iriana kemudian menuju hotel tempatnya menginap di Tokyo dan melanjutkan kunjungan kerjanya di pagi hari.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan ke Tokyo yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (red/arh)

Sumber: BPMI Setpres

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.