Senin, 26 September 22

Tangkal Teroris Ridwan Kamil Gandeng Ribuan Ulama

Tangkal Teroris Ridwan Kamil Gandeng Ribuan Ulama
* Ridwan Kamil.

Bandung, Obsessionnews – Untuk mencegah merebaknya aksi dan doktrinisasi terorisme, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengundang ulama, ormas serta organisasi kepemudaan untuk membahas masalah tersebut di Pendopo Kota Bandung, Kamis malam (28/1/2016).

Turut hadir juga Wakil Walikota Bandung Oded M Danial beserta jajaran SKPD di Lingkungan Pemkot Bandung.

Ridwan Kamil mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan salah satu upaya mensosialisasikan pencegahan benih terorisme dengan cara-cara inovatif.

emil - ulama-

Ia menjelaskan akan ada dua program, yang pertama dirinya akan membentuk tim penjaga wilayah. Tim ini terdiri dari dari 1500 aparat keamanan yang akan ditempatkan di seluruh RW Kota Bandung.

“Nanti akan dibentuk tim penjaga wilayah yang terdiri dari 1500 personel bekerja sama dengan brigade RW, satu polisi satu RW,” ujarnya.

Program kedua adalah akan ada pembuatan rapor indeks kemasyarakatan. Rapor ini merupakan instrumen untuk RT dan RW dalam menilai partisipasi masyarakatnya.

emil - ulama--

Menurutnya rapor juga akan diberikan kepada seluruh Kepala Keluarga. Ia mengharapkan rapor bisa dijadikan langkah untuk mendeteksi aktifitas pelanggaran lainnya seperti prostitusi dan narkoba.

“Dengan raport kemasyarakatan ini kita bisa jadi tahu tempat sembunyi. Konsep ini mudah-mudahan bisa jadi instrumen,” ungkapnya.

Selain itu juga, pria yang kerap disapa Emil menuturkan ada beberapa gagasan menarik yang dilontarkan ulama pada silaturahmi tersebut. Salah satunya adalah program satu komandan per lima rumah.

Ia mengatakan, program itu sangat menarik dan akan dibahas untuk menjadi salah satu dari pencegahan terorisme.

“Saya kira menarik nanti kita bahas. Saya benar-benar berdoa supaya Bandung aman, nyaman. Kalau ingat Bandung ingat inovasi,” pungkasnya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.