Selasa, 7 Desember 21

Taliban Tangkap Ratusan Teroris ISIS di Afghanistan

Taliban Tangkap Ratusan Teroris ISIS di Afghanistan
* juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid. (Ist)

Kelompok Taliban menyatakan telah menangkap 250 teroris ISIS di Afghanistan.

“Lebih dari 250 teroris ISIS ditangkap di Afghanistan dalam satu bulan terakhir, yang kebanyakan dari mereka adalah bekas tahanan yang dibebaskan dalam beberapa bulan lalu,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid seperti dikabarkan Afghan Voice Agency (AVA), Kamis (21/10/2021).

Sementara itu, salah satu mantan komandan militer Afghanistan, Mohammad Sadeq Shinwari mengatakan badan-badan intelijen Taliban harus melacak dan menghancurkan tempat persembunyian ISIS.

“Jika ini tidak dilakukan, ISIS akan menjadi sebuah bahaya serius bagi keamanan Afghanistan,” tambahnya.

Rusia menyatakan kekhawatiran atas kehadiran teroris ISIS di Afghanistan Utara. Negara-negara anggota Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Rusia, telah melakukan latihan militer di dekat perbatasan Afghanistan dan Tajikistan.

Presiden Vladimir Putin mengaku khawatir atas kehadiran ISIS di dekat perbatasan negara-negara Asia Tengah. Dia meminta peningkatan keamanan di daerah yang berbatasan dengan Afghanistan.

Sebelumnya, kelompok teroris ISIS mengklaim menjadi dalang di balik serangan masjid di Afghanistan pada Jumat malam (15/10/2021).

Serangan itu terjadi di masjid Syiah di kota Kandahar, Afghanistan Selatan yang menewaskan 47 orang dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka ketika para jamaah sedang melaksanakan shalat Jumat di masjid tersebut.

“Kelompok teror ISIS mengaku bertanggung jawab Jumat malam atas serangan masjid mematikan di Afghanistan,” tulis laporan Anadolu Agency, kantor berita resmi Turki, dikutip Minggu (17/10).

Kelompok teroris Daesh atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim menjadi dalang di balik serangan masjid di Afghanistan pada Jumat malam (15/10/2021).

Serangan di masjid Fatimiya dilakukan oleh dua pelaku bom bunuh diri, menurut sebuah pernyataan yang diedarkan oleh kelompok teror di media sosial.

Itu terjadi satu minggu setelah sebuah pemboman, yang diklaim oleh afiliasi Daesh setempat, menewaskan 46 orang di sebuah masjid Syiah di Provinsi Kunduz, Afghanistan utara.

Dalam pernyataanya seperti dilansir dari AFP, Sabtu (16/10/2021), kelompok ISIS-Khorasan menyatakan, pelaku bom bunuh diri melakukan serangan secara terpisah di masjid Kandahar yang menjadi pusat kegiatan spiritual kelompok Taliban.

Sebagai catatan, aksi terorisme ini bukan kali ini saja terjadi di mesjid Fatimiya. Sebelumnya, pada Jumat (8/10/2021), kelompok teroris juga menyerang masjid Syiah di wilayah Kunduz, Afganistan ketika shalat Jumat berlangsung.

Akibat insiden itu, puluhan orang dilaporkan tewas karena serangan bom bunuh diri tersebut. (ParsToday/CNBC/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.