Sabtu, 4 Februari 23

Sutiyoso Jadi Kepala BIN, Bagi-Bagi Kekuasaan?

Sutiyoso Jadi Kepala BIN, Bagi-Bagi Kekuasaan?
* Mahfud Sidiq

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo telah menunjuk Letjen TNI (Purn) Sutiyoso sebagai calon tunggal Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Apakah penunjukan Sutiyoso adalah bentuk bagi-bagi kekuasaan yang tengah dimainkan Jokowi?

Pasalnya, Sutiyoso merupakan Ketua ‎Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Partai menjadi salah satu partai pendukung pemerintah Jokow Widodo. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPR RI Mahfud Sidiq mengaku tidak tahu menahu.

“Kalau soal itu hanya Presiden yang tahu, yang mengajukan kan Presiden. Jadi Presiden yang lebih tahu,” ujarnya di DPR, Rabu (10/6/2015).

Menurutnya, Jokowi pasti sudah memiliki pertimbangan yang matang baik secara politik maupun keamanan sebelum memilih Sutiyoso. Karena hal itu, kata dia merupakan hak prerogatif Presiden untuk menentukan calonnya.

Yang pasti, Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini berharap, yang dipilih Jokowi nantinya tidak menimbulkan kegaduhan, atau kontroversi di tengah-tengah masyarakat. Sebab menurutnya, publik pasti punya penilaian sendiri tentang sosok Sutiyoso.

“Yang jelas, harapannya calon ini nantinya tidak menimbulkan kontroversi dan gesekan di masyarakat,” tuturnya.

Namun, ia sendiri menilai Sutiyoso sosok yang energik meski usianya sudah cukup tua 70 tahun. Selain itu, sebagai mantan Pangdam Jaya, Sutiyoso juga dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman yang cukup untuk memimpin BIN, mengantikan Marciano Norman.

“Kalau menurut saya dia baik, punya pengalaman yang cukup di dunia militer, dan punya latar belakang intelijen,” jelasnya.

Adapun, kemungkinan lolos atau tidaknya Sutiyoso sebagai Kepala BIN, Mahfud tidak bisa menjamin. Menurutnya, semua itu tergantung pada pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan. Jika, yang bersangkutan memiliki visi dan misi yang bagus tentang BIN, dan mampu menjawab pertanyaan anggota dengan baik. Maka, besar kemungkinan lolos. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.