Rabu, 16 Oktober 19

Sulut Expo 2019 Akan Digelar di Gedung Smesco Indonesia

Sulut Expo 2019 Akan Digelar di Gedung Smesco Indonesia
* Ketua Panitia Sulut Expo 2019, Asiano Gemmy Kawatu menyampaikan paparan dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (16/9/2019). (Foto: Pessy/ON)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar pameran Sulut Expo 2019 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun daerah bumi nyiur melambai itu ke-55 tahun. Sulut Expo pertama kali akan digelar di Gedung Smesco Indonesia di Jakarta pada 26-29 September 2019.

Ketua Panitia Sulut Expo 2019 yang juga Asisten 3 Setda Provinsi Sulut, Asiano Gemmy Kawatu mengatakan Sulut Expo digelar dalam upaya mempromosikan potensi daerah Sulut terutama mengangkat kekayaan budaya yang selama ini belum terekspos dengan maksimal. Padahal menurutnya, budaya Sulut menyimpan potensi yang layak dipromosikan.

“Target kami kegiatan Sulut Expo 2019 yang akan melibatkan 15 daerah kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara, benar-benar menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah Sulut,” kata Gemmy dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Gemmy mengatakan Sulut Expo 2019 merupakan panggung pertunjukkan atau arena pergelaran untuk menampilkan keragaman potensi Sulut dari berbagai bidang baik itu potensi alam, pariwisata, budaya, termasuk investasi.

Sulut Expo 2019 diharapkan dapat mendorong masyarakat Sulut untuk terus meningkatkan sumber daya manusia di bidang pariwisata. Sejalan dengan hal itu, dalam Sulut Expo 2019 Pemprov selaku penyelenggara mengangkat tagline “North Sulawesi Pacific of Indonesia”.

“Kami berharap Sulut Expo menjadi pintu masuk pengembangan tourism, trade, and investment (TTI),” papar Gemmy.

Sulut Expo 2019 rencananya akan dibuka oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan dihadiri oleh Presiden RI ke-6 Megawati Soekarnoputri, Menteri Pariwisata Arief Yahya, para SKPD Sulut, dan potensial buyer dari dalam maupun luar negeri.

Pembukaan akan diwarnai nuansa seni tradisional Sulut seperti tarian Kabasaran dan Maengket. Sulut dikenal memiliki berbagai kekayaan seni budaya tradisi yang juga akan ditampilkan pada Sulut Expo 2019, antara lain Masamper, Katrili, Tarian Kabela dan lainnya.

Sulut Expo 2019 akan menjadi ruang bagi pelaku UMKM di Sulut untuk mempromosikan hasil-hasil produk dan kulinernya. “Rencana pembukaan akan dibuat berbeda, yakni dengan menggunakan tetengkoren,” ujar Fabian, selaku Ketua Tim Kerja Sulut Expo 2019.

Setelah pembukaan pada hari pertama berbagai pertunjukan seni budaya Sulut akan ditampilkan dengan tema ‘Kearifan Lokal’. Acara dilanjutkan dengan bincang-bincang dengan tema ‘Investor Gathering dan Digital Economy in North Sulawesi’, promosi daerah Minahasa, Bolaang Mongondow Utara, Sitaro, Kotamobagu, dan Minahasa Tenggara.

Pada hari kedua, akan mengusung tema ‘Wawasan Nasional’ yang akan menampilkan potensi berbagai daerah Sulut seperti Minahasa Selatan, Tomohon, Bolaang Mongondow Timur, Sangihe dan Talaud.

Hari ketiga, panitia mengangkat tema ‘Akses Global’ dimana akan diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti donor darah, lomba kreasi poco-poco, pagelaran fesyen batik Sulut, pentas seni budaya, serta promosi daerah Manado, Bitung, Minahasa Utara, Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Selatan.

Sedangkan pada hari terakhir akan menjadi ujung rangkaian Sulut Expo 2019 yang akan diramaikan dengan Travel Exhibition dan Malam Puncak.

“Selama pembukaan Sulut Expo 2019 berbagai pentas seni dan hiburan akan digelar dengan menghadirkan sejumlah penyanyi terkenal seperti Ruth Sahanaya, Conny Mamahit, Nindy Ellese, Angel Karamoy, dan Mikha Tambayong,” kata Fabian.

Pada acara Sulut Expo 2019 juga akan lakukan launching flight Garuda Indonesia dengan rute baru penerbangan Manado (Indonesia) ke Davao (Filipina) serta penandatanganan letter of understanding antara industri pariwisata Filipina dan Provinsi Sulut.

Turut berpartisipasi dalam Sulut Expo 2019 yakni Asita Provinsi Sulawesi Utara dan Garuda Indonesia yang akan menggelar pameran perjalanan wisata, serta Direktorat Jenderal Imigrasi dan Polda Metro Jaya yang akan turut membuka layanan perpanjangan paspor dan surat izin mengemudi (SIM) bagi pengunjung.

“Karena itu, kami sangat berharap kegiatan Sulut Expo 2019 akan menarik banyak pengunjung,” ucap Sekretaris Tim Kerja Sulut Expo 2019 Sigit Cosmas.

Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie menyatakan kesiapannya mendukung terselenggaranya Sulut Expo 2019. Selain membuka booth layanan perpanjangan paspor selama pameran berlangsung. Dukungan diberikan juga dalam bentuk pemberian bebas visa kunjungan dan ijin masuk bagi peserta dan undangan yang berasal dari luar negeri.

“Imigrasi akan mendukung dalam bentuk kegiatan pelayanan paspor, juga tentunya informasi-informasi berkaitan dengan keimigrasian karena kita lihat dalam waktu dekat hal-hal bisa kita sajikan dalam Sulut Expo ini dalam mendukung kegiatan pariwisata para investor akan datang khususnya di Sulut,” tutur Ronny. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.