Selasa, 24 November 20

Sri Mulyani: Ayo Dukung APBN untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan

Sri Mulyani: Ayo Dukung APBN untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan
* Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: FB Sri Mulyani)

Jakarta, Obsessionnews.com
Dalan acara Annual Meetings International Monetary Fund World Bank Group 2020 salah satu roundtable mengangkat tema “Food Security Roundtable: Strengthening Food Security in 2020 and Beyond”, Jumat (9/10/2029). Ini berarti ketahanan pangan adalah isu penting di dunia. ⁣

Lalu bagaimana di Indonesia?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Indonesia juga memiliki tantangan fundamental dengan struktur demografi dan geografi kepulauan. Itulah sebabnya pemerintah sangat serius mengawal reformasi struktural meski di tengah pandemi. ⁣

 

Baca juga: 

Sri Mulyani: Jadikan Pancasila Sebagai Sumber Energi Positif untuk Bersatu Melawan Covid-19

Sri Mulyani: Pemerintah Siap Menghadapi Kondisi Resesi

 

‘Saya jelaskan kepada para audiens roundtable, bahwa untuk jangka menengah dan panjang Indonesia akan berupaya menangani masalah ketersediaan pangan dengan memperluas wilayah atau membuka lahan tambahan baru. Tidak hanya untuk padi, tetapi juga untuk perkebunan hortikultura,” tutur Sri seperti dikutip obsessionnews.com dari akun Facebooknya, Minggu (11/10).

Sri menjelaskan, Indonesia juga memperkenalkan program food estate sebagai upaya untuk menciptakan ketahanan pangan jangka panjang bagi Indonesia dengan meningkatkan produktivitas di luar pulau Jawa. ⁣

“Investasi pada infrastruktur teknologi digital juga dipersiapkan agar dapat menciptakan aksesibilitas di seluruh wilayah Indonesia hingga ke pelosok negeri. Dengan demikian produksi dan pasar akan terhubung dengan cara yang lebih efisien.⁣ Semua ini menjadi bagian dari reformasi struktural yang telah diakomodasi di dalam APBN 2021,” ujar Sri.

Lalu bagaimana kondisi ketahanan pangan dalam negeri selama terjadi pandemi Covid-19?

Sri menerangkan, terindikasi sekitar 32% rumah tangga mengalami kekurangan pangan yang disebabkan oleh terganggunya sistem logistik dan turunnya daya beli karena kehilangan penghasilan dan pekerjaan.⁣

“Oleh karena itu pemerintah memperluas bantuan sosial untuk 10 juta penerima manfaat agar mereka dapat memiliki akses keterjangkauan makanan yang stabil.⁣ Hal ini telah terakomodasi di dalam APBN 2020.

“Ayo dukung APBN sebagai instrumen fiskal untuk mewujudkan ketahanan pangan di dalam negeri,’ tegasnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.