Rabu, 25 November 20

Sosialisasi 4 Pilar, Senator Zainal Arifin: Indonesia Tanpa Pancasila Bisa Hancur

Sosialisasi 4 Pilar, Senator Zainal Arifin: Indonesia Tanpa Pancasila Bisa Hancur
* Anggota senator sekaligus MPR Zainal Arifin mengadakan sosialasi empat pilar. (Foto: Dokumen pribadi)

Kutai Kartanegara, Obsessionnews.com – Senator asal Provinsi Kalimantan Timur, Zainal Arifin, turut prihatin di tengah wabah pandemi corona yang melanda Indonesia ini, di luar justru ramai mempertentangkan ideologi Pancasila. Ia menegaskan bahwa Pancasila sudah final dan tak perlu diperdebatkan.

Hal itu disampaikan Zainal saat mengadakan kegiatan sosialisai empat pilar bersama masyarakat adat dan masyarakat Dusun Putak, Desa Loa Duri Ilir, Kabupten Kutai Kartanegara, pada 20 Juni 2020. Kepada masyarakat Zainal meminta ikut menjaga keutuhan Pancasila sebagai dasar ideologi negara.

“Bisa bayangkan bagaimana Indonesia tanpa Pancasila, bisa hancur. Pancasila sudah teruji sebagai pemersatu bangsa. Berapa kali dalam sejarah, Pancasila mau diganti oleh kelompok perongrong, tapi selalu gagal,” ujar Zainal.

Kenapa Pancasila itu penting bagi Indonesia? Karena bangsa ini terdapat banyak sekali macam suku, ras, budaya dan agama. Di Kutai Kartanegara sendiri masyarakatnya majemuk. Terdapat banyak suku. “Suku-suku ini hanya bisa disatukan melalui Pancasila,” jelasnya.



Menurut Zainal, saat ini sudah bukan waktunya lagi untuk membahas isi falsafah dalam Pancasila. Lebih dari itu, yang terpenting adalah bagaimana bisa mengimplementasikam nilai-nilai Pancasila dalam sosial masyarakat. Dimana keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia itu belum dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Membumikan Pancasila itu yang lebih penting, dari sila pertama sampai golnya adalah sila ke lima. Keadilan sosial ini kan persoalan yang belum terselesaikan. Ini yang harus jadi PR kita bersama, baik pemerintah maupun element masyarakat,” jelas anggota MPR ini.

Selain Pancasila, Zainal dalam sosialisasi empat pilar itu, mengatakan masyarakat juga diberikan pemahaman tentang Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia , dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Dengan demikian, mudah-mudahan kita semakin bersemangat untuk mempertahankan Pancasila dari rongrongan baik secara internal maupun ancaman dari luar,” katanya.

Selanjutnya, Zainal kembali mengajak semua elemen masyarakat untuk mempererat persatuan di tengah perbedaan suku bangsa. Setiap perbedaan itu harua dikembalikan kepada ruh Pancasila.

“Dalam kehidupan bernegara, jangan merasa hebat sendiri. Tidak ada Indonesia tanpa ada Aceh, Papua, Nusa Tenggara, Bali dan lainnya. Indonesia adalah semuanya, semuanya itu disatukan oleh Pancasila,” pungkasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.