Rabu, 5 Agustus 20

Sestama BNN Yakinkan Akan Terus Dukung Pemberantasan Narkoba di Jatim

Sestama BNN Yakinkan Akan Terus Dukung Pemberantasan Narkoba di Jatim
* Sekretaris Utama (Sestama) Badan Narkotika Nasional (BNN) Adhi Prawoto memberi arahan di Kantor BNN Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (20/9/2019). (Foto: BNN)

Malang, Obsessionnews.com -Dewasa ini Kota Malang menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan baik lokal maupun asing. Kekayaan alam dan panorama Malang yang Indah serta udaranya yang sejuk menjadikannya sebagai kota yang elok dan nyaman untuk disinggahi.

Badan Narkotika Nasional (BNN) bangga atas semakin tingginya daya tarik Malang sebagai salah satu kota wisata di Indonesia. Menjaga agar kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur ini tetap menjadi primadona wisatawan, BNN terus meningkatkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah tersebut. Hal ini karena angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Jatim mencapai 492.157 jiwa atau 1,72% dari jumlah penduduk di Jawa Timur (Survei BNN-Puslitkes UI 2017).

Di bawah Koordinasi BNN Provinsi Jatim, BNN Kota Malang dan seluruh BNN kabupaten/kota di Jatim terus meningkatkan upaya untuk menjadikan Jatim sebagai kawasan bersih narkoba.

Sebagai bentuk dukungan BNN Pusat terhadap upaya tersebut, Sekretaris Utama (Sestama) BNN Adhi Prawoto menyambangi Malang untuk memberi arahan dan dukungan kepada seluruh kepala BNN kabupaten/kota di Jatim.

Dalam kunjungannya tersebut Adhi menyatakan bangga terhadap upaya yang telah dilakukan BNNP dan BNNK di Jatim. Adhi meminta agar setiap BNN wilayah terus meningkatkan sinergitas dan kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah.

“Saya harap teman-teman di Jawa Timur untuk terus membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah,” ujar Adhi saat memberi arahan di Kantor BNN Kota Malang, Jumat (20/9/2019).

Dikutip dari siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Sabtu (21/9), dalam kesempatan tersebut Adhi mengungkapkan saat ini di Jatim telah terbentuk 17 BNN kabupaten/kota dari 38 kabupaten/kota yang ada di Jatim. Pihaknya berharap BNNP Jatim dapat memperkuat pertahanan wilayahnya dengan mendorong pemerintah daerah untuk terlibat dalam upaya P4GN.

Adhi pun mengingatkan, bahwa modus peredaran narkoba di Indonesia kini semakin luar biasa. BNNP dan BNNK harus terus meningkatkan kemampuan anggotanya dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayahnya.

Menurut Adhi, modus peredaran narkoba akan terus berkembang.

“Tingkatkan selalu kemampuan anggota di lapangan dan kami di pusat pasti akan terus mendukung dan memperjuangkan kesejahteraan teman-teman di wilayah,” kata Adhi meyakinkan.

Sebagai orang nomor dua (Wakil Kepala BNN) di BNN, Adhi juga mengingatkan agar seluruh pejabat dan anggota BNN di Jatim terus memegang prinsip teguh dalam bekerja dan terhindar dari upaya suap.

“Hal ini juga yang dilakukan oleh pimpinan kita, baik Pak Heru, Pak Buas maupun Kepala BNN terdahulu lainnya. Kita harus memegang prinsip, jangan sampai teriming-iming upeti dari pihak luar, termasuk tempat-tempat hiburan malam,” tegas Adhi. (bnn/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.