Selasa, 19 Oktober 21

Serai Wangi Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Gayo Lues

Serai Wangi Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Gayo Lues
* Tanaman serai wangi di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Banda Aceh, Obsessionnews – Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, terletak di gugusan pegunungan Bukit Barisan, dan sebagian besar wilayahnya merupakan areal Taman Nasional Gunung Leuser yang telah dicanangkan sebagai warisan dunia. Salah satu potensi terbesar Gayo Lues di sektor pertanian adalah serai wangi.

Serai wangi merupakan rumput saka yang tinggi dan berbau wangi. Serai wangi sejenis tanaman rumput yang tinggi dan mempunyai rimbunan daun yang lebat, berwarna hijau muda, kasar dengan urat yang selari dan mempunyai aroma yang lebih kuat jika dibandingkan dengan serai makan. Serai wangi jarang berbunga dan hanya berbunga bila sudah cukup matang, yaitu pada umur melebihi 8 bulan.

Khasiat dan kegunaan serai wangi biasanya untuk pengobatan tradisional perawatan selepas bersalin dan pening kepala. Namun, banyak juga dipergunakan sebagai minyak urut untuk mengatasi masalah kebas-kebas, lenguh-lenguh, gigitan serangga dan kembung perut.

Produksi minyak serai wangi dapat menambah pendapatan masyarakat yang memang banyak bekerja di sektor pertanian. Dengan harga jual Rp 165 ribu – Rp 175 rb/kg, maka dapat menjadi peluang besar tidak hanya bagi masyarakat, tapi juga investor yang memang membutuhkan minyak serai wangi.

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues tengah menggalakkan tujuh kecamatan dari sebelas kecamatan di Gayo Lues menjadi sentra produksi minyak serai wangi. Ketujuh kecamatan itu adalah Blangjerango, Kutepanyang, Dabun Gelang, Blang Kejeren, Pantan Cuaca, Trangun, dan Tripe Jaya. Pada tahun 2013 luas areal tanaman serai wangi masyarakat hanya sekira 6.500 hektar, kemudian meningkat menjadi 8.500 ha pada tahun 2014. Ditargetkan pada tahun 2017 areal tanaman serai wangi masyarakat akan berkembang minimal 20 ribu hektar. Sentra produksi serai wangi terbesar terletak di Blang Jerango, Kutepanyang, Kecamatan Dabun Gelang.

Hasan Salam (kiri), Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Gayo Lues
Hasan Salam (kiri), Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Gayo Lues

Serai wangi mempunyai prospek yang cerah karena bernilai jual tinggi dan bermanfaat untuk minyak. Banyak pengusaha yang mencari serai wangi dan ini jelas peluang emas yang harus dimanfaatkan dengan baik. Selain itu pemasarannya juga telah berkembang.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Gayo Lues Hasan Salam mengatakan, serai wangi ikut andil meningkatkan perekonomian masyarakat Gayo Lues. “Kami mendorong petani menanam serai wangi. Komoditi ini dapat diproduksi sekitar 70 ton dalam sepekan. Bayangkan saja bila ini terus berkembang pasti pasar nasional bahkan ekspor bisa kami tembus,” kata Hasan kepada obsessionnews.com seusai rapat koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Aceh dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh di Banda Aceh, Kamis (26/3). (Agung Sanjaya)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.