Senin, 30 Januari 23

Selamatkan Rakyat Indonesia dari Pandemi Covid-19

Selamatkan Rakyat Indonesia dari Pandemi Covid-19
* Hendrajit. (Foto: dok. pribadi)

Oleh: Hendrajit, Pengkaji Geopolitik, dan Direktur Eksekutif Global Future Institute

Sudah saatnya berbagai pemangku kepentingan kesehatan dan yang terkait mendiskusikan sebuah agenda strategis: Menyelamatkan rakyat Indonesia dari pandemi Covid-19 secepatnya. Tapi dengan mengesampingkan terlebih dahulu istilah lockdown atau karantina wilayah. Fokus pada frase “Selamatkan Rakyat dari Pandemi Covid-19”.

Dengan begitu isu dan pokok bahasan bisa bergulir secara alamiah dan bebas dari prasangka politik. Fokus pada mencari solusi, stay focused on healt issue. Jangan melebar ke luar isu kesehatan, meskipun tetap mempertimbangkan aspek-aspek lain di luar sektor kesehatan, seperti politik-keamanan, ekonomi, sosial-budaya dan sebagainya.

Sebab saya melihat, pro kontra seputar lockdown terperangkap pada single issue politics. Terperangkap pada istilah lockdown namun didasari pengertian dan gagasan yang bertentangan satu dengan lain. Dengan berbagai pikiran di benak masing-masing yang berbeda-beda pula. Meskipun menggunakan istilah yang sama yaitu lockdown.

Lebih dari itu, kosa kata lockdown itu sendiri terlalu dipengaruhi alam pikir orang-orang Barat, yang belum tentu cocok dengan atmosfer geo-kultural bangsa kita. Sehingga kosa kata lockdown malah jadi hijab atau tabir yang menutupi sasaran sesungguhnya untuk menyelamatkan secepatnya masyarakat dari pandemi global Covid-19.

Maka itu, para stakeholders kesehatan dan bidang-bidang terkait, hendaknya mulai fokus pada strategi penyelamatan Covid-19. Supaya tidak out of focus dari tujuan utama. Dan tidak melebar ke mana mana.

Sebuah ironi dan tragedi ketika kita justru terperangkap pada kosa kata yang justru jadi hijab/tabir untuk mengatasi yang justru jadi agenda pokok: Selamatkan rakyat Indonesia dari pandemi Covid-19.

Dengan demikian konsepsi lockdown bisa kita uji bersama, apakah memang solusi efektif sesuai kondisi alamiah sosial-budaya bangsa kita untuk mengatasi Covid-19,, atau perlu sebuah solusi lain yang lebih membumi namun efektif untuk menyelamatkan pandemi global tersebut.

Atas dasar strategi itulah,diskusi atau lokakarya digelar untuk menjaring ide dan gagasan dari berbagai elemen bangsa. Agar bisa dituangkan jadi program kegiatan prioritas.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.