Sabtu, 2 Juli 22

Sebagian Besar Hotel untuk Jemaah Haji Indonesia di Madinah Dekat dengan Masjid Nabawi

Sebagian Besar Hotel untuk Jemaah Haji Indonesia di Madinah Dekat dengan Masjid Nabawi
* Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau hotel di Madinah, Arab Saudi, yang akan ditempati jemaah haji Indonesia, Sabtu (21/5/2022). (Foto: Humas Kemenag)

Obsessionnews.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau hotel di Madinah, Arab Saudi, yang akan ditempati jemaah haji Indonesia 1443 H/2022 M, Sabtu (21/5/2022).

 

Baca juga: 

Embarkasi Batam Siap Layani 5.371 Jemaah Haji

Terbang ke Arab Saudi, Menag Yaqut Ingin Pastikan Layanan Jemaah Haji Sudah Siap

 

 

Menag mengunjungi Hotel Jiwar al Tsaqifah di wilayah Markaziyah Gharbiyyah. Jaraknya 180 meter dari Masjid Nabawi. Dia uga meninjau Hotel Riyadh Azzahra di wilayah Markaziah Syimaliah. Jaraknya 240 meter dari Masjid Nabawi.

“Saya puas dengan kondisi hotel yang dikunjungi. Sebagian besar jaraknya dekat dengan Masjid Nabawi. Kondisinya juga siap menerima jemaah,” ucap Gus Men, panggilan akrabnya, usai meninjau hotel di Madinah, Sabtu.

Ikut mendampingi Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kenenag) Hilman Latief, dua Staf Khusus Menag Abdul Rohman dan Abdul Qodir, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Kepala Kantor Urusan Haji Indonesia Nasrullah Jasam.

“Saya coba lift hotel juga masih terawat dan terlihat catatan servisnya rutin. Tempat makannya luas dan bersih,” tutur Menag. .

Dikutip dari siaran pers Humas Kemenag, Minggu (22/5), layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah menggunakan sistem full musim dan penyewaan blocking time. Hotel yang disewa terpusat di tiga wilayah, yaitu Markaziyah Syimaliah, Markaziyah Gharbiah, dan Markaziyah Janubiah. Total ada 29 hotel yang tersebar di tiga wilayah tersebut dengan kapasitas 24.315 jamaah haji.

Jemaah haji di Indonesia akan tinggal paling lama sembilan hari di Madinah. Mereka akan menjalani ibadah Arbain (salat berjamaah di Masjid Nabawi dalam 40 waktu). Setelah itu jemaah gelombang pertama yang lebih dulu ke Madinah, akan diberangkatkan ke Makkah untuk menjalani proses haji dan setelah itu kembali ke Tanah Air.

Sedangkan jemaah yang berangkat pada gelombang kedua lebih dulu ke Makkah. Setelah proses haji, mereka diberangkatkan ke Madinah untuk menjalani Arbain, lalu kembali ke Tanah Air. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.