Selasa, 28 September 21

SBY Ragu Naikkan Harga BBM Subsidi, IHSG Loyo

SBY Ragu Naikkan Harga BBM Subsidi, IHSG Loyo

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak melemah pada pembukaan Jumat sebesar 9,21 poin seiring dengan pelemahan bursa global.

IHSG BEI dibuka turun 9,21 poin atau 0,18 persen menjadi 5.175,26, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 2,31 poin (0,26 persen) ke level 880,87. Demikian seperti dilansir Antara.

Analis Samuel Sekuritas Aiza di Jakarta, Jumat mengatakan bahwa pelemahan bursa AS akibat aksi ambil untung turut menjadikan mayoritas bursa Asia pagi ini dibuka melemah, termasuk IHSG BEI.

“IHSG BEI akan cenderung mengikuti pergerakan bursa regional pada akhir pekan ini, apalagi sentimen di dalam negeri juga belum mendukung bagi pasar saham,” katanya.

Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah menambahkan bahwa isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi perhatian pasar. Pasar mengharapkan harga BBM untuk segera dinaikkan karena khawatir defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan semakin melebar seiring potensi kuota BBM melebihi target.

“Pemerintahan saat ini belum memberikan sinyal kenaikan harga BBM, meskipun telah didesak oleh sejumlah kalangan,” katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, kekhawatiran pasar sedikit terkompensasi dengan rencana kenaikan harga BBM pada pemerintahan yang baru apabila pemerintahan saat ini tidak menaikkannya.

Selain itu, sentimen dari ekternal yakni rilis data bank sentral Eropa (ECB) menunjukkan bahwa pinjaman untuk sektor swasta turun sebanyak 1,6 persen di bulan Juli dibanding bulan sebelumnya. Penurunan jumlah pinjaman untuk masyarakat dan perusahaan negara kawasan Euro mematahkan ekspektasi bahwa ECB akan merilis stimulus tambahan.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa masih adanya kekhawatiran tentang gejolak geopolitik di Ukraina masih membayangi pasar saham global, termasuk indeks BEI.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 86,36 poin (0,35 persen) ke level 24.654,64, indeks Nikkei turun 99,19 poin (0,64 persen) ke level 15.360,67 dan Straits Times melemah 5,52 poin (0,17 persen) ke posisi 3.324,70

Related posts