Minggu, 25 September 22

Sandiaga Maksimalkan Peran Sarhunta Sebagai Akomodasi Wisatawan di Ajang MotoGP

Sandiaga Maksimalkan Peran Sarhunta Sebagai Akomodasi Wisatawan di Ajang MotoGP
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, obsessionnews.com – Sarana hunian pariwisata (Sarhunta) menjadi salah satu akomodasi yang disiapkan pemerintah guna mengakomodasi kebutuhan wisatawan selama rangkaian penyelenggaraan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Baca juga: Optimis! Penyelenggaraan MotoGP Akan Percepat Pemulihan Pariwisata Indonesia Pasca Pandemi Covid-19

Sebagai salah satu langkah penyiapan Sarhunta, Kemenparekraf/Baparekraf melalui Poltekpar Lombok menggelar kegiatan Pelatihan Tata Kelola Sarhunta dalam Mendukung Perhelatan MotoGP Mandalika.

Pelatihan berlangsung di Poltekpar Lombok dan diikuti puluhan pengelola sarhunta yang tersebar di berbagai wilayah di NTB. Mereka mendapatkan berbagai materi tentang hospitality dan pengelolaan kamar, seperti membuat menu sarapan serta merapikan tempat tidur yang sesuai dengan standardisasi layanan wisatawan.

Baca juga: Sandiaga Berharap Pelaksanaan Tes Pramusim MotoGP 2022 Berjalan Lancar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu yang menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pelatihan ini sangat dibutuhkan karena Sarhunta akan dipenuhi tamu yang akan menyaksikan MotoGP,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/2/2022).

Baca juga: Sambut Kebangkitan Ekonomi Setempat, Sandiaga Minta Semua Pihak Perkuat Prokes MotoGP Mandalika

Dia mengatakan, Kemenparekraf ingin mengoptimalkan fungsi sarhunta yang selama ini kerap hanya dijadikan alternatif terakhir akomodasi oleh wisatawan.

“Saya justru ingin wisatawan merasakan tinggal di sarhunta. Bahwa sarhunta memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan namun tetap menghadirkan standar layanan yang baik bagi wisatawan,” kata Sandiaga.

Seperti handuk dan sprei berwarna putih, penyiapan tempat tidur yang baik. Tidak perlu bintang lima, tapi memenuhi standar CHSE.

Dia mengatakan, Sarhunta jadi wujud pariwisata berkeadilan karena selama ini pariwisata identik hanya untuk yang beruang, padahal kita ingin pariwisata bisa sentuh masyarakat lainnya.

“Saya ajak peserta dan Poltekpar Lombok untuk terus giat dan semangat dukung MotoGP 2022. Mari bangkit dan jadikan momentum ini kita gunakan untuk buka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Sandiaga. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.