Selasa, 27 Oktober 20

Sambut Wisman, Bali Siap Laksanakan Protokol Kenormalan Baru

Sambut Wisman, Bali Siap Laksanakan Protokol Kenormalan Baru
* Wisatawan Mancanegara (Wisman). (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Bali merupakan destinasi wisata di Indonesia yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara (Wisman) asal Australia.

Berdasarkan data 2019, Australia merupakan penyumbang wisatawan terbesar kedua ke Bali setelah Cina. Tercatat tahun lalu wisman asal Australia yang berkunjung ke Bali sebanyak 1.241.128 orang.

Untuk itu Indonesia terus berupaya dengan maksimal menekan penyebaran virus Covid-19. Termasuk di Bali, salah satu destinasi wisata terbaik dunia.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC yang juga selaku pengelola kawasan Nusa Dua Ngurah Wirawan mengatakan, pihaknya telah siap untuk melaksanakan protokol kenormalan baru di sektor pariwisata.

Mulai dari pintu masuk kawasan, saat wisatawan melakukan check in di hotel atau resort, di tempat aktivitas, serta saat mereka check out.

“Semuanya dilakukan dengan protokol yang mengedepankan faktor kebersihan, kesehatan dan keamanan. Namun dikemas dengan tetap konsep yang menyenangkan,” kata Ngurah dalam keterangan tertulis Kemenparekraf, Rabu (17/6/2020).

Protokol-protokol ini nantinya tidak hanya ditujukan bagi para wisatawan, namun juga staf serta seluruh pihak yang berada di kawasan Nusa Dua. Sehingga wisatawan benar-benar nyaman menikmati berbagai atraksi dan destinasi yang ada di Nusa Dua.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali masih belum menentukan kapan tepatnya pariwisata di Bali akan dibuka.

“Hingga saat ini pemerintah provinsi masih fokus dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 dengan terus bersinergi dengan masyarakat dan komunitas lokal termasuk pecalang,” ujarnya.

Dia menambahkan sedikitnya ada 11 indikator yang harus dapat dipenuhi untuk dapat membuka lagi pariwisata di Bali. Diantaranya adalah jumlah kasus positif Covid-19 berkurang selama 14 hari terakhir sejak puncak tertinggi kasus, serta meningkatnya jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19.

“Selama kasus infeksi bisa ditekan, dan itu yang menjadi fokus kita saat ini hingga nantinya waktu yang tepat untuk membuka kembali destinasi wisata,” kata Tjokorda Oka.

Di saat yang bersamaan, Pemprov Bali bersama-sama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menyiapkan diri dalam menghadapi era normal baru.

“Kami berharap nantinya wisatawan Australia dapat kembali berwisata dan mengeksplorasi keindahan Bali dalam nuansa dan tatanan kenormalan baru yang kami persiapkan dengan baik,” kata Tjokorda Oka. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.