Selasa, 27 Oktober 20

Sambut New Normal, Pemprov Bali Siapkan Tiga Tahapan Ini

Sambut New Normal, Pemprov Bali Siapkan Tiga Tahapan Ini
* Salah satu destinasi wisata di Bali. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengapresiasi Pemprov Bali yang telah siap mengimplementasikan protokol kesehatan dalam menghadapi New Normal atau kenormalan baru.

Tak hanya mengapresiasi, Wishnutama juga menekankan untuk protokol kesehatan harus dipersiapkan jauh hari agar dapat membangun kepercayaan publik untuk kembali berwisata di Pulau Dewata itu.

Baca juga: Wishnutama Apresiasi Kesiapan Bali dalam Menarik Kepercayaan Publik untuk Berwisata

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster mengaku pihaknya telah mempersiapkan tiga tahapan untuk implementasi protokol kesehatan menyambut kenormalan baru. Tahap pertama akan dilakukan pada 9 Juli 2020.

“Kami berencana kalau situasinya kondusif itu 9 Juli kami akan mulai membuka untuk pergerakan di Bali dalam beberapa sektor kecuali pendidikan dan pariwisata,” ujar I Wayan dalam keterangan tertulis Kemenparekraf, Kamis (18/6/2020).

Baca juga: Kemenparekraf Dorong Pemandu Wisata Gunung Tingkatkan Kompetensi

Tahap kedua, lanjut dia, akan dilakukan pada Agustus 2020 dengan catatan apabila pergerakan tahap pertama kondusif dan berhasil. “Maka akan dilanjutkan ke tahap kedua untuk wisatawan nusantara,” tambahnya.

Setelah tahap kedua berhasil berlanjut ke tahap ketiga dengan mulai membuka destinasi bagi wisatawan mancanegara pada September 2020.

“Tapi ini hanya persiapan dan ancang-ancang, bukan jadwal pelaksanaan. Jadi atau tidak tergantung dari perkembangan situasi dan dinamika Covid-19 khususnya perkembangan transmisi lokal di Bali,” ucapnya.

Hal tersebut sudah sesuai arahan Presiden dan Menparekraf terkait bahwa reopening Bali harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak tergesa-gesa. “Jangan sampai terjadi pandemi gelombang kedua di Bali, bila kita terburu-buru. Karena itu akan berisiko dan sangat berat bagi kami,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.