Rabu, 25 November 20

Rooney: “Pesepakbola di Inggris Diperlakukan Seperti Babi”

Rooney: “Pesepakbola di Inggris Diperlakukan Seperti Babi”
* Wayne Rooney

Wayne Rooney menyuarakan rasa jengkelnya setelah otoritas di Inggris lamban mengambil keputusan di tengah pandemi virus corona, dengan mereka baru memutuskan untuk menunda jalannya liga pada pertengahan pekan ini.

Rooney mengkritik lambannya pihak otoritas untuk menghentikan liga di tengah pandemi virus corona.

Meski kasus positif di Inggris semakin meningkat, pihak EFL maupun Liga Primer sempat ngotot untuk meneruskan kompetisi pada akhir pekan ini, sebelum itu kemudian dibatalkan setelah manajer Arsenal Mikel Arteta dan winger Chelsea Callum Hudson-Odoi ikut terinfeksi.

Liga Primer akan ditangguhkan hingga 3 April mendatang, sedangkan EFL yang menaungi Championship, League One dan League Two dihentikan sampai 4 April.

Rooney yang jengkel menyampaikan uneg-unegnya. Lewat tulisannya di The Times, eks kapten Manchester United itu bahkan menuding pesepakbola di Inggris diperlakukan seperti babi.

“Setelah diadakan pertemuan darurat [hari Jumat], setidaknya keputusan yang benar telah diambil,” demikian Rooney. “Sebelum itu, rasanya hampir semua pesepakbola di Inggris diperlakukan seperti babi guinea.

“Padahal olahraga lainnya – tenis, Formula One, rugbi, golf, sepakbola di negara lain – ditangguhkan sedangkan kami diberi tahu untuk terus bermain.

“Di Derby County, kami duduk di tempat latihan pada Kamis menunggu [perdana menteri] Boris Johnson untuk berbicara. Orang-orang merasa cemas. Syukurlah [pengampu kepentingan] sepakbola mengambil keputusan tepat pada akhirnya.

“Kami sekarang harus menangguhkan musim. Beberapa orang takkan senang namun saya pikir, dalam kasus ini, sepakbola harus dinomorduakan. Itu adalah olahraga. Itu cuma olahraga.

“Jika nyawa orang-orang berada dalam bahaya, lupakan saja – terlepas apakah Anda akan juara, apakah Anda mencoba lolos ke Eropa atau entah Anda degradasi atau promosi.” (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.