Jumat, 13 Desember 19

Ridwan Hisjam Pastikan Maju Terus Dalam Bursa Pencalonan Ketum Golkar

Ridwan Hisjam Pastikan Maju Terus Dalam Bursa Pencalonan Ketum Golkar
* Ridwan Hisjam saat menyerahkan formulir mendaftaran caketum Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. (Foto Dok Pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua DPP Partai Golkar Ridwan Hisjam tidak akan mengikuti jejak Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang mengundurkan diri dari bursa pencalonan ketua umum Golkar. Ia memastikan akan tetap maju sebagai caketum dalam Munas yang berlangsung 3-6 Desember 2019.

“Alasan apa harus mengundurkan diri,” ujar Ridwan di Ritz-Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (3/11/2019).

Ridwan menyatakan hal itu saat ditanya apakah akan mengikuti jejak Bamsoet yang mundur dari pencalonan ketum Golkar. “Ya tanya sendiri aja kenapa dia mundur, kalau saya nggak,” jelasnya.

Dengan majunya Ridwan sebagai caketum Golkar, ia ingin memastikan bahwa Munas Golkar tidak harus berakhir dengan aklamasi. Karena aklamasi atau tidak bagi dia, tidak terlalu penting. Yang penting adalah setiap calon itu harus memenuhi syarat yang ditentukan.

“Kalau saya dapat dukungan 30 persen ya jalan, kalau tidak otomatis. Sekarang tergantung floor, kalau memang dia menginginkan aklamasi cuman calon tunggal ya itu sudah aspirasi,” tandasnya.

Mantan Ketua DPD Golkar Jatim itu memastikan akan mengikuti semua tahapan pencalonan ketum dalam Munas ini. “Gak mundur. Saya nggak pernah teken surat. Saya akan ikuti tahapannya sampai tahap dukungan. Kita serahkan kepada peserta pemilik suara,” jelasnya.

Ridwan juga mengaku sudah menyampaikan visi misinya untuk maju caketum Golkar ke sejumlah pengurus DPD di seluruh Indonesia. Begitu sudah disahkan sebagai calon, Ia baru akan melakukan pendekatan yang lebih intensif. “Nanti kalau sudah disahkan saya akan melakukan pendekatan ke DPD,” tandasnya.

Sebelumnya Bamsoet menyatakan mundur dari bursa pencalonan Ketu Golkar. Langkah ini diambil setelah Bamsoet sowan ke tokoh-tokoh senior Golkar, yakni Luhut Pandjaitan, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Jakarta, Selasa, (3/12).

“Demi menjaga soliditas dan keutuhan Golkar, saya menyatakan tidak meneruskan pencalonan saya sebagai kandidat Ketua Umum Golkar periode 2019-2024,” kata Bamsoet.

Bamsoet menyatakan keputusan itu diambil Selasa sore ini setelah dia bertemu dengan tokoh-tokoh partai. Pagi ini dia berkomunikasi dengan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tanjung. Sore ini, dia bertemu Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie bersama Luhut Binsar Pandjaitan. Rivalnya terkuatnya, Airlangga Hartanto, pun turut hadir di pertemuan itu.

Bamsoet menuturkan para petinggi tokoh memberi nasihat untuk mundur demi menjaga keutuhan partai. Keputusan untuk mundur akhirnya diambil usai pertemuan di kantor Luhut yang berlangsung sekitar 30 menit itu. “Saya tidak bisa melawan nasihatnya,” kata Bamsoet. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.