Minggu, 26 September 21

Ridwan Hisjam Minta Calon Anggota Komite BPH Migas Tak Perlu Dibatasi

Ridwan Hisjam Minta Calon Anggota Komite BPH Migas Tak Perlu Dibatasi
* Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam dalam rapat kerja antara Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM, Arifin Tasrif di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/3/2021). Foto: Oji/Man)

Jakarta, Obsessionnews.com – Anggota Komisi VII DPR Ridwan Hisjam mengkritik batasan minimal usia calon anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang disyaratkan 40 tahun.

Menurutnya, dalam proses seleksi ini tak perlu ada pembatasan umur. Yang terpenting, kata dia, kriterianya mencukupi, calon punya pengalaman dan kemampuan untuk melakukan pekerjaannya, bukan dibatasi lewat umur.

“Menurut saya tidak perlu ada pembatasan umur, siapa pun berhak mencalonkan asalkan dia kompeten dan mampu bekerja sesuai dengan bidangnya. Umur lebih dari 40 kalau tidak bisa bekerja buat apa,” jelas Ridwan Hisjam saat menggelar rapat kerja dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Komisi VII DPR RI, Senin (22/03/2021).

Hal yang sama juga disampaikan anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKB Ratna Juwita Sari. Ia menyayangkan syarat batasan usia ini. Dengan pembatasan usia ini, menurutnya, milenial dianggap tidak mampu menjadi anggota Komite BPH Migas.

“Batasan usia minimal 40 tahun, saya sebagai milenial, agak tersakiti, berarti panitia seleksi nggak anggap milenial capable, why?” tanya Ratna.

Menurutnya, jumlah milenial saat ini mencapai jutaan dan memiliki potensi untuk mendukung kinerja BPH Migas ke depan. Ratna juga menyayangkan batasan maksimal usia 60 tahun.

“Sayang banget, anggota Komite BPH Migas banyak yang di atas itu dan fine-fine saja laksanakan tugas dengan baik, kerja sama dengan kami,” tuturnya.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dyah Roro Esti juga tak sependapat. Menurutnya, batasan usia ini tidak dikomunikasikan dan dirumuskan bersama Komisi VII DPR.

“Kementerian ESDM dalam hal ini rekrut kriteria tidak dikomunikasikan. Belum kita rumuskan bersama dengan Komisi VII,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah membuka lowongan posisi Kepala dan Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Pengumuman ini tertuang dalam surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor: 1.Pm/KP.03/SJN.P/2021 tertanggal 20 Januari 2021. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.